JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Warga Desa Jepang Mejobo Kudus Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Jemuran

Ilustrasi tanda bahaya listrik. Pexels

KUDUS, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang warga Desa Jepang, Mejobo, Kudus, Ahmad Sofyan (32) tewas tersengat listrik, Minggu (24/1/2021) sore.

Kejadiaan bermula saat korban membuat jemuran di tempat kerjanya. Ia tanpa sengaja memegang kabel listrik dan terpental.

Sesaat setelah tersengat listrik, korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit korban telah menghembuskan nafas terakhir.

Berdasarkan pemeriksaan dokter Rumah Sakit Mardirahayu, korban tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut Kapolsek Mejobo, AKP Cipta, kejadian ini terjadi pada Minggu (24/1/2021) sore sekira pukul 15.00 WIB.

“Ya benar, kejadiannya di Desa Jepang, Mejobo,” terang Kapolsek.

Baca Juga :  Disapa Gubernur Ganjar saat Divaksin Covid-19, Para Pedagang Pasar di Pati Semringah dan Mengajak Selfie

AKP Cipta lebih detail, menyampaikan, sebelum tersengat listrik korban diketahui sedang membuat jemuran di lantai dua rumah tetangganya.

“Korban tidak mengerjakan pekerjaan itu sendiri, dia dibantu rekannya. Korban membuat jemuran dari galvalum bersama temannya,” terang dia,

“Namun, korban tak sengaja memegang kabel dan terpental. Saat terpental tangan korban secara spontan memegang kabel listrik yang berjarak sekitar 80 sentimeter dari atap,” terang Kapolsek.

Baca Juga : Hartopo Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin, Kudus Siap Selenggarakan Vaksinasi Covid-19 Mulai Senin Besok
“Korban tersengat listrik, karena tidak sengaja memegang kabel saat terpental,” sambung dia.

Baca Juga :  Ganjar Buka UKW PWI Jateng. Wartawan Harus Terus Membangun Profesionalisme untuk Hadapi Perubahan Bisnis Media yang Sangat Cepat

Kapolsek melanjutkan, melihat rekannya tersengat listrik, saksi kemudian menarik korban agar terlepas dari kabel listrik tersebut.

Dan saksi meminta tolong pada pemilik rumah dan warga sekitar.

“Korban selanjutnya dilarkan ke Rumah Sakit Mardirahayu untuk mendapatkan pertolongan. Namun, saat sampai di rumah sakit tim dokter menyatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terang Kapolsek..

“Berdasarkan hasil visum luar, ditemukan sejumlah bekas luka sengatan listrik di tubuh korban. Jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman,” pungkas dia. Nor Ahmad

Berita ini telah tayang di https://grobogan.JOGLOSEMARNEWS.COM /2021/01/warga-desa-jepang-mejobo-tewas-setelah-tersengat-listrik/