JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Waspada Lur Bencana Hidrometeorologi Masih Mengancam, Ada Banjir Tanah Longsor Puting Beliung Hingga Sambaran Petir

Penanganan bencana tanah longsor di Kabupaten Wonogiri. Dok. BPBD Wonogiri

IMG 20210121 WA0017
Penanganan bencana tanah longsor di Kabupaten Wonogiri. Dok. BPBD Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bencana alam hidrometeorologi masih mengancam. Warga diminta waspada dan tanggap dengan bencana yang bisa datang sewaktu-waktu.

“Kami harapkan masyarakat di Wonogiri lebih waspada dan tanggap dengan bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” terang Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Bambang Haryanto kepada wartawan di Wonogiri, Jumat (22/1/2021).

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Stasiun Ahmad Yani Semarang, Jumat (22/1), bencana hidrometeorologi masih mengancam. Seperti banjir tanah longsor puting beliung hingga sambaran petir.

Baca Juga :  Pekerjaan yang Telah Punah, Pembuat Garam di Pantai Selatan Paranggupito Wonogiri Pernah Dilakukan Masyarakat Kecamatan Pracimantoro Paranggupito Giritontro dan Giriwoyo. Punah Gegara Kandungan Yodium Kurang Bagus dan Waktu Pembuatannya Lama

Kondisi secara umum di Jateng berpotensi turun hujan. Bahkan di daerah pegunungan dan dataran tinggi bisa turun hujan deras yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Dimana pun lokasinya, tolong hindari berteduh di bawah pohon atau gedung yang tidak aman, waspada prinsipnya terhadap bencana yang bisa datang,” jelas dia.

Baca Juga :  Info Bisnis Saat Pandemi, Budidaya Semangka Baby Black Sweet Bisa Hasilkan Keuntungan 40 Ribu Perpohon Kebutuhan Buah untuk Pasar Jakarta Saja Tembus 60 Ton Perbulan

Sementara pada Rabu kemarin, ada sejumlah bencana alam yang terjadi. Di antaranya angin puting beliung di kawasan Waduk Gajah Mungkur, meluapnya saluran air di Dusun Kuncen Desa Kopen Kecamatan Jatipurno. Kemudian tanah longsor yang terletak di kawasan Jalan Lingkar Kota (JLK). Lalu satu rumah warga Desa Jendi Kecamatan Selogiri rusak setelah dihantam tanah longsor. Aria