JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Pamit Cari Buah Duku Tak Pulang-Pulang, Perempuan Bernama Kamiah Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Sumur Pamsimas Selakambang. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Begini

Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang perempuan bernama Kamiah (45) warga Desa Pagerandong, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga ditemukan meninggal dunia di penampungan air/sumur Pamsimas Desa Selakambang, Rabu (17/2/2021) dini hari.

Korban ditemukan warga yang sedang mencari keberadaannya karena sejak sore tidak pulang ke rumah.

Kapolsek Kaligondang AKP Mahudi mengatakan bahwa berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum ditemukan meninggal korban pergi untuk mencari buah duku di belakang rumahnya pada siang hari.

Namun hingga sore ia tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarganya sempat mencari di sekitar desa namun tidak ditemukan.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Rilis Kalender Event 2021, Agenda Kegiatan akan Digelar secara Hybrid. Gubernur Ganjar: Itu Solusi Terbaik

“Pencarian kemudian dilanjutkan bersama warga pada malam harinya. Hingga korban ditemukan sudah meninggal dunia di sumur pamsimas wilayah Desa Selakambang sekira jam 00.20 WIB,” kata kapolsek.

Polisi dari Polsek Kaligondang dan Inafis Polres Purbalingga yang datang kemudian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dievakuasi dari sumur kemudian dilakukan pemeriksaan jenazah bersama tim medis Puskesmas Kaligondang.

Baca Juga :  Diawali Kepulan Asap Tebal, Pabrik Rambut Palsu PT Yuri Mustika Terbakar Hebat. Tiga Mobil Pemadam Dikerahkan

“Hasil pemeriksaan luar jenazah tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban terjatuh dan masuk ke sumur penampungan air berukuran 2×4 meter dengan kedalaman 130 centimeter,” kata kapolsek.

Berdasarkan keterangan pihak keluarganya, korban memiliki riwayat sakit lupa ingatan. Sudah beberapa kali ia mengalami kejadian tersesat saat pergi dari rumah dan tidak tahu jalan pulang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas kapolsek. Wardoyo