JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Keren, Siswa MTsN Sragen Ciptakan Inovasi Alat Pendeteksi Suhu dan Hand Sanitizer Canggih. Yang Suhunya Terdeteksi di Atas 37 Derajat Langsung Diteriakin Suruh Pulang dan Dilarang Masuk!

Tim robotik MTsN 5 Sragen didampingi Kasek mempersembahkan alat temuan pendeteksi suhu dan hand sanitizer otomatis ciptaan mereka ke Kepala Kemenag Sragen, Selasa (16/2/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kreativitas positif kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi di Bumi Sukowati. Kali ini, sebuah inovasi brilian datang dari MTsN 5 Sragen.

Berangkat dari masa pandemi dan gerakan pencegahan penyebaran covid-19, menggerakkan sejumlah siswa di sekolah itu untuk menciptakan alat pendeteksi suhu tubuh.

Menariknya, detektor itu langsung disertai dengan sinyal suara penolakan ketika seseorang terdeteksi bersuhu tubuh di atas ambang batas.

Inovasi itu diciptakan oleh tim robotik MTsN yang dipimpin Kasek Muawanatul Badriyah itu. Alat pendeteksi suhu tubuh itu dinamai unik yakni Satis dan Sutis.

Sebagai bentuk kehormatan, dua alat temuan itu kemudian dipersembahkan kepada Kemenag Sragen untuk diaplikasikan di ruang pelayanan terpadu di kantor tersebut.

Baca Juga :  Usai Main Basah-Basahan, Balita di Sragen Ditemukan Tewas Tergeletak di Kamar

“Di situasi pandemi seperti saat ini tim robotik kami membuat beberapa inovasi yang dapat memudahkan masyarakat maupun petugas protokol kesehatan dalam mengurangi penyebaran Covid-19. Beberapa alat yang kami ciptakan di antaranya Satis dan Sutis. Layaknya anak kembar, kedua alat ini memang tidak bisa dipisahkan,” ujar salah satu anggota tim robotik MTsN 5 Sragen, Juwita Zaki Labibah kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sragen, Selasa (16/2/2021).

Juwita menjelaskan Satis merupakan kepanjangan dari hand sanitizer otomatis, sedangkan Sutis berarti pembaca suhu otomatis.

Baca Juga :  Akhirnya Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J. Terancam Hukuman Mati

Seperti namanya, kedua alat ini tidak membutuhkan operator manusia karena seluruhnya bekerja melalui sensor otomatis.

“Cara kerja Satis menggunakan sensor proximity. Ketika sensor membaca jarak tangan seseorang yang mendekat maka alat akan mengirimkan data ke servo untuk menekan botol yang berisi cairan hand sanitizer,” jelasnya.

Ia menerangkan prinsip kerjanya ketika tangan sudah menjauh, servo akan berhenti bergerak. Satis ini juga dilengkapi dengan baterai yang dapat di charge serta indikator tegangan yang berfungsi memberikan informasi kondisi baterai.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com