JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Malam-malam, Ular Piton Besar Mendadak Muncul Melingkar di Kayu Usuk Rumah Warga Gemolong Sragen. Pemilik Rumah Sempat Ketakutan

Relawan Exalos Indonesia saat mengevakuasi ular piton di rumah warga Jenalas, Gemolong, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memasuki musim penghujan, masyarakat diminta mewaspadai kemunculan hewan ular ke permukiman.

Seperti baru-baru ini, warga di wilayah Desa Jenalas, Kecamatan Gemolong, Sragen dikejutkan dengan kemunculan ular jenis piton ke rumah salah seorang warga.

Ular piton muda berukuran 1,5 meter itu ditemukan melingkar di kayu usuk rumah salah satu warga di Dukuh Kauman RT 3/1, Desa Jenalas, Gemolong. Beruntung ular itu berhasil dievakuasi dan tidak sampai menimbulkan korban.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , ular jenis piton itu diketahui sekitar pukul 19.30 WIB. Mendapat laporan dari warga, tim Exalos Indonesia Regional Sragen langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Baca Juga :  Bikin Merinding, Lewati Buk Angker di Sidoharjo Sragen, Sopir Truk Muat Galvalum Mendadak Hilang Pandangan. Duarrr Truk Langsung Nabrak Pohon dan Separuh Masuk Sawah!

Tanpa kesulitan berarti, ular piton itu berhasil ditangkap. Wakil Ketua Umum Exalos Indonesia, Candra Giri alias Ucank mengatakan proses evakuasi ular piton di Jenalas itu relatif tanpa kesulitan berarti.

Sekalipun posisi ular di atas, hal itu hak menyulitkan relawan untuk melakukan penangkapan. Sebab ular piton tergolong bukan ular berbisa sehingga proses penangkapannya relatif lebih aman.

“Berbeda kalau ular berbisa dan lokasinya di atas, tentu akan lebih sulit untuk evakuasi karena kalau tidak hati-hati bisa menggigit. Kalau jenis piton tidak berbisa sehingga penangkapan lebih mudah,” paparnya Minggu (28/2/2021).

Baca Juga :  Blak-blakan, Pembunuh Sartikawati Mengaku Ciu yang Ditenggak Sama Korban Dibeli dari Wilayah Karang Tanjung!

Ular piton itu muncul dan sempat mengagetkan pemilik rumah. Karena ketakutan, sang pemilik rumah kemudian meminta pertolongan ke relawan.

Ucank menambahkan untuk sementara posisi ular sudah diamankan dan dibawa ke markas Exalos Indonesia Regional Sragen.

Selanjutnya ular itu akan dilakukan identifikasi, dicek kondisinya dan jika dipastikan sudah sehat, maka akan dilepasliarkan kembali ke alam terbuka bersama ular-ular hasil evakuasi dari laporan warga lainnya. Wardoyo