JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Vaksinasi Covid-18 di Kawasan Malioboro Bakal Ditinjau Langsung oleh Presiden Jokowi

Tempo.co

998352 720
Tempo.co

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARMEWS.COM –
Pelaksanaan kick off vaksinasi Covid-19 tahap kedua bakal  dipusatkan di kawasan Malioboro Yogyakarta pada Senin (1/3/2021) siang.

Menurut rencana, acara tersebut  bakal ditinjau secara langsung  oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Vaksinasi massal tahap kedua di Malioboro menyasar hampir 20 ribu peserta yang dibagi selama lima hari atau sampai 6 Maret 2021. Sasarannya adalah para pedagang kaki lima (PKL), pedagang pasar tradisional Beringharjo hingga pekerja pertokoan dan mal.

“Jadwal Presiden Jokowi nanti di Yogya rencana awal hanya dua, memantau vaksinasi massal pedagang Pasar Beringharjo dan para pelaku usaha Malioboro,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Sabtu (27/2/ 2021).

Baca Juga :  Kasus Kebakaran Dorong Pemkot Yogya Bentuk Satlakar Tingkat Kelurahan

Sebelum ke Pasar Beringharjo, Jokowi juga akan menyambangi Benteng Vredeburg Yogyakarta yang menjadi salah satu titik vaksinasi.

Pemerintah Kota Yogyakarta tengah mempersiapkan agar kedatangan presiden yang memantau vaksinasi massal itu tak memicu kerumunan masyarakat seperti yang terjadi di Maumere, Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu.

“Kami akan antisipasi sebaik-baiknya agar tidak sampai terjadi kerumunan, langkah yang dipersiapkan seperti apa,” ujarnya.

Baca Juga :  Mau Mencicipi Rendang dengan Nuansa Berbeda, Datang Yuk Ke Sini !. Semilir Angin Tengah Sawah Temani hingga Gigitan Terakhir

Pemerintah Kota Yogya juga mengkaji beberapa usulan apakah perlu pasar di tutup sementara dari kunjungan. Namun dari protokoler istana usulan saat ini adalah membuat barikade agar tidak terjadi kerumunan saat kunjungan presiden itu.

Setelah memantau vaksinasi di Malioboro dan Pasar Beringharjo, Jokowi dijadwalkan bertolak ke Stasiun Tugu Yogya lalu naik kereta menuju Solo.

“Presiden rencananya juga akan mencoba naik kereta KRL (kereta rel listrik) dari stasiun Tugu ke Solo,” kata Haryadi. 

www.tempo.co