JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Rudy Sibuk Terima Pesanan Las dan Layani Warga yang Kesulitan Menebus Ijazah. Agenda Urus Status KTP Batal

Mantan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo sibuk merampungkan pekerjaan ngelas di bengkelnya. Foto: FB/tri aviyanto

 

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo rencananya, Jumat (19/2/2021)  akan mengurus perubahan status dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kantor Dispendukcapil Solo.

Namun rencana itu batal. Gara-garanya masih banyak warga yang datang ke rumahnya mulai dari bertamu, menebus ijazah hingga memesan pekerjaan las. Rudy pun membatalkan jadwalnya ke Kantor Disdukcapil mengubah status pekerjaan di KTP nya dan memilih melayani tamu yang datang dan menyelesaikan pekerjaan orderan las.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rudy menceritakan sejak pagi sudah datang sejumlah warga yang mengeluh ijazahnya belum ditebus karena tidak memiliki biaya. “Pagi-pagi sudah ada enam warga yang datang ke rumah, meminta bantuan menebus ijazah anaknya yang tertahan di sekolah. Jadi ya melayani itu dulu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Korem 074 Warastratama Akan Berganti Pimpinan, Pesan Kolonel Inf Rano Tilaar kepada Masyarakat Solo Raya: Tetap Jaga Nilai Persaudaraan dan Lupakan Segala Perbedaan

Namun, lanjut Rudy, dirinya mengaku tidak bisa langsung memenuhi permintaan warga tersebut hari itu juga. Rudy tetap berjanji untuk membantu masalah warga tersebut. “Ijazah setingkat SMA/SMK swasta. Tadi datang untuk konsultasi dulu. Dan saya tidak bisa langsung ambil begitu saja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Yuk, Coba Cabuk Rambak! Kuliner Khas Solo Warisan Keraton

Rudy juga mengaku harus menata pekerjaan barunya di bengkel las. Kebetulan pesanannya bertambah. “Saya juga harus menata pekerjaan saya dulu. Kan banyak orderan ngelas di bengkel juga,” imbuhnya.

Rudy mengaku langsung menerima banyak orderan “ngelas” pada hari-hari pertama usai purna tugas sebagai walikota. Dia pun mensyukuri hal tersebut. “Orderan sementara dari temen-temen. Kok nambah terus, entah temen-temen itu gojekan atau beneran. Tapi ya harus dikerjakan dan harus disyukuri,” pungkasnya. Prihatsari