JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Tahun ini Tersisa 114,72 Hektare Kawasan Kumuh Ringan di Kota Yogyakarta

Warga memancing di tepi Kali Buntung, Karangwaru, Yogyakarta, Kamis (13/8). Kawasan riverside Karangwaru bisa menjadi rujukan penataan kawasan kumuh bersungai. Kini wilayah ini menjadi tempat yang nyaman untuk aktivitas warga seperti berjalan-jalan dan memancing. Dan tepian sungai digambar berbagai macam mural tentang lingkungan. Foto: Republika/Wihdan Hidayat

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus melakukan berbagai upaya untuk menata dan menangani kawasan kumuh selama beberapa tahun terakhir.

Dari usaha tersebut, tahun ini tersisa 114,72 hektare yang seluruhnya masuk dalam kategori kawasan kumuh ringan.

Sisa kawasan kumuh tersebut kemudian ditetapkan dalam Surat Keputusan Wali Kota Yogyakarta Nomor 158 Tahun 2021 sekaligus mencabut surat keputusan lama yang ditetapkan pada 2016 dengan total luasa kawasan kumuh 264,87 hektare.

“Sisa luas kawasan kumuh yang ditetapkan dalam surat keputusan baru tersebut berasal dari sisa kawasan kumuh hasil penanganan sejak 2016 dan ada beberapa lokasi tambahan yang dikaji ulang pada tahun 2020,” kata Kepala Bidang Perumahan Permukiman dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta Sigit Setiawan di Yogyakarta, Jumat.

Baca Juga :  Silau oleh Iming-iming Bisnis Properti, Warga Kulonprogo Ini Kehilangan Ratusan Juta

Berdasarkan data DPUPKP Kota Yogyakarta, dari hasil penataan kawasan kumuh sejak 2016 masih tersisa luasan 75,32 hektare dan ada tambahan kawasan kumuh dari hasil tracing serta pemantauan di lapangan seluas 37,32 hektare sehingga luas kawasan kumuh yang masih harus ditangani mencapai 114,72 hektare.

Baca Juga :  3 Remaja Geng Motor Bacok 3 Korban di Yogyakarta dalam Semalam

“Tambahan kawasan kumuh itu lebih banyak berasal dari kawasan yang dulu tidak masuk kategori kumuh. Namun karena ada perubahan peraturan terkait penentuan kawasan kumuh, maka kawasan tersebut kini masuk sebagai kawasan kumuh,” katanya.

Dari 14 kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta, sebanyak dua kecamatan tidak memiliki kawasan kumuh yaitu Kecamatan Kraton dan Kecamatan Pakualaman. Pada 2016, hanya ada satu kecamatan yang tidak memiliki kawasan kumuh yaitu Kecamatan Kraton.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com