JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Magelang

Candi Borobudur Akan Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Berkelas Dunia

Candi Borobudur. Pixabay

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan merevitalisasi tata kelola Kawasan Candi Borobudur di kabupaten Magelang menjadi kawasan cagar budaya berkelas dunia. Hal tersebut diutarakan dalam sesi diskusi antara Mendikbud Nadiem Anwar Makarim bersama tim Balai Konservasi Borobudur (BKB), di Magelang, Jawa Tengah.

Nadiem menuturkan, misi yang akan dicapai dalam dua hingga tiga tahun ke depan salah satunya adalah perlu mengembangkan dan menguatkan narasi hebat Candi Borobudur sesuai dengan Outstanding Universal Value (OUV) dan budaya yang melingkupinya. Harapannya, Kawasan Candi Borobudur menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara apabila berkunjung ke Indonesia selain dari Bali.

“Mari kita jadikan Candi Borobudur sebagai panggung kekayaan budaya dan kebhinekaan Indonesia,” kata Nadiem, dalam keterangannya, Minggu (14/3/2021).

Baca Juga :  CATAT! Semua Destinasi Wisata di Kabupaten Magelang Akan Ditutup Selama Libur Lebaran

Tim Kelompok Kerja Warisan Dunia BKB, Yenni Supandi menyampaikan pembangunan rencana Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur perlu dilakukan sesuai dengan imbauan UNESCO. Nadiem berpendapat, dalam pengembangan dan pemanfaatan Kawasan Candi Borobudur harus memperhatikan unsur yang dibutuhkan cagar budaya kelas dunia.

Menurutnya, beberapa pembangunan yang sedang direncanakan perlu didalami dan disempurnakan. Hal ini penting agar nilai-nilai yang terkandung di dalam Kawasan Candi Borobudur dan budaya luhur yang melingkupinya dapat kita pertahankan dan lindungi sepanjang masa.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Aspek Pengembangan BKB, Ari Swastikawati menyampaikan di Indonesia belum ada mata kuliah jurusan Pelestarian Cagar Budaya. Sehingga menyulitkan pengembangan dan perlindungan cagar budaya.

Baca Juga :  Duar.... Racik Petasan di Emperan Rumah Tiga Orang di Kebumen Tewas Terkena Ledakan

Ari berharap untuk di masa mendatang Balai Konservasi Borobudur dapat menjadi pusat konservasi cagar budaya di Indonesia. Langkah-langkah menuju arah tersebut sudah mulai dilakukan dengan menyusun kajiannya.

Nadiem menambahkan, program Kampus Merdeka dapat mendukung riset ataupun proyek konservasi yang akan dikembangkan dengan melakukan kolaborasi bersama perguruan tinggi yang memiliki mata kuliah jurusan konservasi ataupun sejenis. Namun, kata Nadiem, definisi konservasi perlu diperluas tidak hanya konservasi fisik seperti bebatuan, namun juga konservasi budaya secara menyeluruh.

www.republika.co.id