JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Menengok Water Boom Fenomenal di Desa Kaliwedi Gondang yang Bakal Termegah di Sragen. Dikelilingi Sawah Nan Asri, Dilengkapi Kolam Standar Internasional, Tapi Dibangun Hanya dari Dana Awal Rp 25 Juta!

Pesona water boom Jambangan Permai di Desa Kaliwedi, Gondang, Sragen yamg bakal termegah karena akan dilengkapi kolam berstandar internasional . Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Sragen bakal mencatatkan sejarah dengan memiliki bangunan obyek wisata termegah.

Obyek wisata berupa water boom dan kolam renang itu kini sudah berdiri dan tinggal menunggu diresmikan oleh bupati.

Kolam renang dan water boom yang diberi nama Jambangan Permai itu dibangun di atas lahan tanah kas desa seluas 1 hektare di Dukuh Toro, Kaliwedi. Water boom nan megah dan mewah itu dibangun dengan dana yang tak main-main yakni mencapai Rp 1,2 miliar.

Dibanding dengan water boom tingkat desa yang sudah ada, water boom Kaliwedi barangkali akan mencetak sejarah menjadi water boom termegah yang dikelola BUMDes.

Menariknya, pembangunan water boom tersebut dirintis hanya dari dana modal awal hanya sebesar Rp 25 juta milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat.

Foto/Wardoyo

Kades Kaliwedi, Daryono mengatakan water boom Jambangan Permai itu dibangun hanya dari dana modal awal BUMDes sebesar Rp 25 juta saat kali pertama dirinya menjabat di 2013.

Dari dana itu kemudian dikembangkan melalui simpan pinjam BUMDes hingga akhirnya berkembang pesat dan meroket menjadi Rp 1 miliar di 2020.

“Dari dana BUMDes itu berkembang berkembang terus dan kemudian tumbuh memiliki beberapa unit usaha. Ada kerjasama dengan BNI, pembayaran tagihan listrik, pembayaran PBB, transfer, toko online, dan Pamsimas hingga akhirnya asetnya bisa berkembang jadi Rp 1 miliar di 2020. Nah sebagian keuntungan digunakan untuk membangun water boom itu,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (18/3/2021).

Daryono menguraikan pembangunan water boom itu dirintis dari hasil aspirasi warga dan disesuaikan dengan potensi desa. Sehingga kemudian diwujudkan dengan membangun di lokasi lahan tanah kas desa di Dukuh Toro RT 8 yang berlokasi di tengah desa dan persawahan yang asri.

Baca Juga :  Ratusan Warga Desak TPA Ditutup, Pemdes Tanggan Berharap Pemerintah Segera Cari Solusi. Kades Sebut yang Terdampak 70 %, Yang Merasakan Hanya 30 %

Water boom itu dibangun mulai tahun 2020 dengan dana Rp 1,2 miliar. Dana tersebut berasal dari bantuan keuangan khusus (BKK) senilai Rp 850 juta dan dari dana desa Rp 350 juta.

“Luas total bangunan sekitar 3.000 M2 tap8 lahannya 1 hektar. Fasilitasnya ada tempat selfie ikon Desa Kaliwedi di kompleks halaman depan. Kemudian di dalam ada kolam renang lengkap dengan water boom untuk anak-anak yang cukup luas dan representatif. Kemudian di sekelilingnya ada tempat gazebo untuk istirahat,” urainya.

Pemandangan dari atas water slide di water boom Jambangan Permai. Foto/Wardoyo

Tak cukup sampai di situ, water boom itu akan dikembangkan dengan menambah satu kolam renang lagi tahun 2021 ini. Kolam renang berukuran 9 x 20 meter itu dibangun dengan dana Rp 400 juta dan nantinya diperuntukkan bagi anak-anak remaja atau SMP.

Kemudian pembangunan akan dilanjutkan tahun depan atau 2020 dengan menambah kolam renang berstandar internasional.

Kades yang juga nyambi bertani itu menyampaikan kolam internasional itu berukuran 50 x 25 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Kolam itu nantinya diperkirakan menelan anggaran Rp 2 miliar dan diproyeksikan akan dibangun dari dana keuntungan pengelolaan BUMDes.

“Ya memang bertahap. Tapi semua kita sudah konsep dan bisa diwujudkan. Nanti anggarannya dari keuntungan BUMDes. Tahun 2020 kemarin saja, laba bersih BUMDes kita sudah mencapai Rp 195 juta. Untuk water boom ini dirintis karena kita punya potensi lahan dan sumber air dari sumur dalam. Kemudian lokasinya juga asri dikelilingi sawah. Jadi pemandangannya sangat bagus. Dan di wilayah itu oleh orang-orang tua dulu memang dinamakan Jambangan sehingga kita namai water boom Jambangan Permai,” tuturnya.

Baca Juga :  Kronologi Munadi Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sawahnya Ngrampal Sragen. Kapolsek Sebut Sempat Pamit Bawa Motor
Daryono. Foto/Wardoyo

Kades menambahkan menurut rencana water boom di desanya akan diresmikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada 26 Maret mendatang. Pihaknya optimis kehadiran water boom itu akan menjadi magnet tersendiri menarik kunjungan wisatawan ke desanya.

Kehadiran water boom itu juga diharapkan melengkapi ikon Desa Wisata Kaliwedi yang kini sudah memiliki potensi sebagai desa wisata buah kelengkeng.

“Mudah-mudahan dengan tambahan water boom itu nanti aset wisata di sini bisa terkoneksi. Jadi dari wisata buah kelengkeng, lalu singgah ke water boom. Sehingga harapan akhirnya nanti perekonomian warga sekitar bisa terangkat, PAD desa bisa meningkat dan kesejahteraan masyarakat makin bertambah,” tandasnya. Wardoyo