JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Setahun Pandemi Covid-19, Mendikbud Ungkap Dampak Tidak Adanya Pembelajaran Tatap Muka. Nadiem Makarim: Anak-anak Bisa Ditarik dari Sekolah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Foto: kemdikbud.go.id/ Fuji Rachman

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia membawa dampak besar di segala bidang, tidak terkecuali pendidikan. Pembelajaran tatap muka yang telah ditiadakan selama setahun terakhir dinilai akan sangat berdampak pada peserta didik.

Terkait hal itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan sudah terlalu lama peserta didik tak mengikuti pembelajaran tatap muka. Ia pun mencemaskan dampak yang akan ditimbulkan dari tidak adanya pembelajaran tatap muka yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Apel Pagi di SMPN 8 Solo Diisi Penyampaian Visi Misi 4 Calon Terpilih Ketua OSIS

“Sudah satu tahun, terlalu lama anak-anak kita tidak sekolah. Ini dampaknya nyata dan permanen,” kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, pada Kamis (18/3/2021).

Nadiem menerangkan, dampak pertama yang mungkin timbul yakni terkait persepsi orangtua atau wali siswa yang tak melihat peranan sekolah dalam proses belajar mengajar. Menurut dia, ada orangtua siswa yang merasa tak ada gunanya membayar uang SPP jika tanpa sekolah tatap muka.

Baca Juga :  Peringati Dies Natalis ke-47, UNS Berikan Penghargaan Kepada Menpora RI

“Dan itu dampaknya bisa permanen karena anak-anak itu bisa ditarik dari sekolah,” ujar Nadiem.

Selanjutnya, Nadiem mengatakan ada penurunan capaian belajar. Hal ini disebutnya bukan cuma terjadi di Indonesia, melainkan di seluruh dunia. Namun, dia melanjutkan, perbedaan akses dan kualitas pendidikan menyebabkan Indonesia mengalami kesenjangan lebar dibandingkan negara-negara lain.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com