JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Nyata, Penampakan Rumpun Bambu yang Jadi Benteng Terakhir Penyelamat Bantaran Sungai di Kali Cemoro Sangiran. Ketua APPSI Sragen Berharap Pemkab Kembali Bangkitkan Budidaya Rumpun Bambu!

Bantaran Kali Cemoro yang ada rumpun bambu masih aman dari longsor (kiri) dan bantaran yang tanpa rumpun bambu habis terkikis longsor (kanan). Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Sragen mendorong pemerintah untuk menggerakkan kembali masyarakat membudidayakan rumpun bambu.

Selain memiliki nilai jual ekonomis dan makin berkurang, keberadaan rumpun bambu dinilai sangat berguna untuk membentengi wilayah bantaran sungai atau tebing dari ancaman erosi maupun longsor.

Hal itu disampaikan Ketua DPD APPSI Sragen, Andi Kusnanto menyikapi banyaknya bencana longsor yabg terjadi akhir-akhir ini di Sragen dan sekitarnya. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia menyampaikan sudah saatnya budidaya rumpun bambu untuk dibangkitkan lagi terutama untuk wilayah bantaran dan tebing.

Baca Juga :  Curi Perhatian, Potret Cantiknya Istri Jenderal Andika Perkasa Saat Belanja Batik di Sentra Batik Kliwonan Sragen

“Karena faktanya rumpun bambu bisa menjadi benteng pertahanan terbaik untuk tanah longsor dan banjir bandang. Selain itu bambu juga bisa digunakan untuk segala macam kebutuhan hidup dan kehidupan. Termasuk anakan bambu muda atau rebung bisa dimakan dengan disajikan sebagai sosis atau lumpia basah atau sayuran,” paparnya Kamis (11/3/2021).

Andi menuturkan pemandangan rumpun bambu di bantaran dekat jembatan Kali Cemoro Sangiran, Kalijambe adalah bukti nyata kehebatan rumpun bambu menahan tanah.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Gesi, Rumah Hingga Mobil dan Motor Ludes, Kerugian Ratusan Juta

Deretan rumpun bambu yang berdiri kokoh di bantaran sungai Perbatasan antara Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar itu mampu menjadi tanggul alami dan mempertahankan tebing dari gerusan longsor.

Sementara, di seberangnya, bantaran yang tidak ada rumpun bambu dan pohon penopang, terus menerus habis dikikis longsor.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com