JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Syok Tahu Dirinya Positif Covid-19, Pasien Wanita di Wonogiri Ngamuk dan Mencak-Mencak Hingga Bentak-Bentak Perawat Rumah Sakit. Baru Klepek-klepek Setelah Didatangkan Tim Harimau Bawa Besi Panjang

Aksi tim harimau Polres Wonogiri mengamankan dan menenangkan pasien covid-19 yang mengamuk. Foto/Humas Polda
PPDB
PPDB
PPDB

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Soerang pasien positif Covid-19, EP (38) warga Semin, Wonogiri mengamuk hebat di rumah sakit setelah dilarang pulang oleh pihak rumah sakit.

Pasien dengan garang membentak-bentak paramedis di Rumah Sakit Medika Mulya yang telah merawatnya.

Pasien mengamuk hebat dengan terus memaksa untuk pulang walau telah dilakukan edukasi oleh para dokter dan perawat.

Bahkan pihak rumah sakit sempat menghubungi istrinya agar membantu menenangkan pasien.

Namun pasien tetap mengamuk dan memaksa ingin tetap pulang, hingga akhirnya pihak RS menghubungi timsus Satgas Harimau Polres Wonogiri untuk membantu menenangkan dan mengedukasi pasien.

Tim Quick Respon Timsus Harimau regu II dalam menindak lanjuti laporan dari masyarakat tentang adanya Pasien Civid-19 yang mengamuk di Rumah Sakit Medika Mulya tersebut.

Baca Juga :  Penyekatan di 3 Perbatasan Grobogan, 4 Orang Ketahuan Reaktif Saat Diswab Antigen. Langsung Diputar Balik, Ada Yang Ngaku Mau Piknik!

Dengan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Sugihantoro dengan Tim Harimau regu II meluncur lokasi kejadian untuk melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi Rumah Sakit.

Tim Satgas Harimau Polres Wonogiri tiba di lokasi RSUD dan langsung menggunakan baju APD.

Dengan didampingi pihak RS dan langsung mendatangi pasien dan langsung memberikan himbauan kepada pasien agar tenang dan mengikuti prosedur perawatan yang dilaksanakan oleh pihak rumah sakit. Karena dari hasil lab PCR dirinya positif sejak Jumat (5/3/2021).

Pasien mengaku terpaksa minta pulang paksa dengan alasan tertekan, saudaranya ada yang meninggal sakit karena sakit paru-paru beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  1 Dusun di Desa Saradan Kecamatan Baturetno Wonogiri Terpaksa Isolasi Lokal Gegara 18 Orang Tertular COVID-19 dari Klaster Kudus, Awalnya dari Cara Jagong

Sempat membentak-bentak paramedis dan mengamuk begitu pasien mengetahui ada rombongan polisi datang berbaju coklat dan hitam-hitam dengan membawa besi panjang hitam.

Seketika pasien berubah menjadi santun dan sopan dan sudah tidak lagi membentak-bentak para perawat dan dokter yang menangani dirinya.

Padahal menurut petugas, sebelum Timsus Harimau datang pasien garang seperti kucing melihat tikus.

“Tapi setelah Timsus Harimau tiba di lokasi rumah sakit, tiba tiba pasien yang awalnya tak terkendali jiwanya berubah menciut setelah melihat petugas, ” ujar petugas.

Pasien berjanji akan mengikuti prosedur penanganan covid-19 dan tidak akan membuat gaduh lagi di lingkungan Rumah Sakit. Wardoyo