JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Waduh, PTT di Wonogiri Tidak Bisa Nikmati Insentif 1,6 Juta Perbulan, Penerimanya Ternyata Hanya GTT yang Masuk Dapodik

Bupati Wonogiri Joko Sutopo Alias Jekek. JSNews. Aris Arianto
Bupati Wonogiri Joko Sutopo Alias Jekek. JSNews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM
Kenaikan insentif hingga mencapai Rp 1,6 juta perbulan di Wonogiri ternyata hanya berlaku bagi Guru Tidak Tetap (GTT). Sementara Pegawai Tidak Tetap (PTT) non-guru tidak bisa menikmatinya.

Menurut Bupati Wonogiri Joko Sitopo, kebijakan tersebut mengacu pada Permendikbud no 6/2021. Di dalam regulasi itu dijelaskan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) bisa untuk pembayaran insentif guru non-PNS.

Baca Juga :  Kebakaran di Joho Lor Giriwono Wonogiri Kerugian Tembus 150 Juta

“Di situ dijelaskan guru, sumberdaya manusia non-PNS,” ungkap Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Senin (29/3/2021).

Adapun PTT, seperti pegawai TU atau penjaga sekolah tidak ada penambahan insentif seperti guru honorer atau Guru Tidak Tetap (GTT) yang insentifnya tahun ini akan dinaikkan hingga rata-rata menjadi Rp 1,6 juta per bulan.

Baca Juga :  Seluruh Jateng Diguyur Hujan, Simak di Prakiraan Cuaca Jateng Sabtu 28 Januari 2023

Tambahan insentif GTT itu diambilkan dari dana BOS dan Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Adapun penerimanya adalah GTT sekolah yang sudah masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan sudah mengantongi SK Bupati. Selama ini, penghasilan mereka hanya berkisar Rp 750 ribu per bulan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com