JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Alpukat Mengandung Lemak Baik, Bolehkah Dimakan Setiap Hari?

Alpukat. Pexels

JOGLOSEMARNEWS.COM — Buah alpukat memiliki daging yang lembut dan menawarkan rasa yang lezat. Alpukat biasa dikonsumsi sebagai minuman jus, toping makanan ataupun dimakan secara langsung.

Alpukat mengandung sumber lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan.

Dilansir laman Popsugar, Jumat (16/4/2021), manfaatnya memang banyak, tidak seperti gorengan atau es krim, alpukat memberikan lemak yang baik.

“Alpukat adalah sumber lemak tak jenuh yang sangat bagus, yaitu lemak yang dapat bermanfaat bagi kolesterol dan benar-benar menyehatkan jantung,” ujar Sammi Haber Brondo, MS, RD, CDN, penulis “The Essential Vegetable Cookbook: Simple and Satisfying Ways to Eat More Veggies”.

Selain alpukat, sumber lemak sehat, dapat diperoleh dari sumber lain, seperti minyak zaitun, kacang-kacangan, selai kacang, biji-bijian, ikan dan lainnya.

Baca Juga :  Deretan Makanan Tinggi Serat, Baik Dikonsumsi Setelah Setelah Dibombardir Masakan Daging

Tentu saja, alpukat bukan sekadar memberikan bantuan lemak sehat. Alpukat juga tinggi kalium, nutrisi yang sering hilang dari makanan. Alpukat juga kaya serat, yang membantu tetap kenyang di antara waktu makan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang makan alpukat, mengonsumsi lebih banyak nutrisi dan bahkan dapat mempertahankan berat badan lebih sehat.

Bisakah makan alpukat terlalu banyak?
Sesuatu yang berlebihan selalu menimbulkan dampak tidak bagus. Hal itu berlaku untuk alpukat. “Secara umum, seperempat hingga setengah buah alpukat adalah ukuran porsi yang baik,” jelas Haber Brondo.

Baca Juga :  Tips Memilih Skincare untuk Kulit Berminyak dari Toner Hingga Pelembab

Meski begitu, bukan berarti bisa sangat membatasi alpukat karena setiap orang berbeda dalam tingkat rasa lapar setiap harinya. Dia menambahkan bahwa makan alpukat beberapa kali sehari juga sangat baik. Dia merekomendasikan untuk mencampurkan alpukat dengan sumber lemak sehat lainnya.

Perlu diketahui bahwa lemak lebih padat kalori daripada protein atau karbohidrat, di mana setiap gram lemak mengandung sembilan kalori, dibandingkan empat kalori untuk protein atau karbohidrat. Jadi, jika makan banyak alpukat, kalori akan bertambah, dan jika mencoba menurunkan berat badan, tentu akan berpengaruh, seperti kebanyakan hal, yang terpenting adalah keseimbangan.

www.republika.co.id