JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Aneka Olahan Tiwul yang Bisa Dinikmati Dalam Bentuk Ceriping Kue Basah Roti Sampai Intip, Tak Sekadar Pengganti Nasi Begini Cara Mengolahnya

Kolase nasi tiwul, kue tiwul, dan tiwul instant. Istimewa

 

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hingga kini publik masih sering menyebut Kabupaten Wonogiri sebagai Kota Gaplek atau Kota Tiwul. Ini cukup beralasan mengingat Wonogiri memang menjadi gudangnya hasil pertanian berupa singkong beserta aneka hasil olahannya.

Dari sekian banyak hasil olahan singkong alias ketela pohon, tiwul agaknya menjadi primadona. Terlebih ketika zaman paceklik dulu, tiwul dikonsumsi sebagai pangan pokok pengganti nasi. Mengingat kandungan karbohidratnya cukup tinggi.

Tapi tahu tidak, ternyata tiwul era now tidak sekadar disajikan sebagai bahan pangan pengganti nasi. Sudah banyak tangan kreatif warga Wonogiri yang kemudian mengolahnya menjadi aneka ragam makanan nan menggugah selera.

Penasaran? Kita telusuri yuk apa saja hasil kreasi olahan tiwul yang disebut-sebut mampu menjadi pendulang rupiah itu. Ternyata ada yang diolah menjadi ceriping, kue basah, kue kering, hingga intip tiwul.

1. Ceriping Tiwul

Ceriping tiwul merupakan salah satu hasil kreasi Sari Noviatsih, warga Desa/Kecamatan Baturetno, Wonogiri. Tiwul dibuat seperti emping namun agak tebal lantas dibumbu pedas. Cocok jadi teman minum kopi ni.

2. Kue Tiwul

Olahan tiwul ternyata bisa disajikan dalam bentuk kue basah. Kue tiwul salah satunya dibuat oleh keluarga Ela Rahayu di rumahnya Jalan Ahmad Yani nomor 143, Lingkungan Kerdukepik, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri.

Baca Juga :  Ternyata Pemudik Terbanyak Adalah Tujuan Wonogiri, Begini Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Jateng Ketika Memantau Rapid Tes di Terminal Tipe A Giri Adipura Krisak Selogiri

Pembuatan kue ini melalui teknik pengukusan. Kue tiwul memiliki tekstur lembut khas tiwul. Terasa pulen dan selalu membuat ketagihan.

2. Intip Tiwul

Mirip intip dari beras atau ketan pada umumnya, hanya beda bahan bakunya. Kreator intip tiwul adalah Romandani Andang Nugroho atau Dani, yang mengusung brand Plintheng Semar.

Intip Tiwul sudah tersedia dalam beberapa varian rasa. Meliputi original, jagung bakar, barbeque, manis, coklat tresno, dan lainnya.

3. Roti

Tiwul dalam bentuk setengah jadi atau masih berupa tepung tapioka juga ada yang dibuat menjadi kue kering semacam biskuit atau cookies. Di Wonogiri lebih dikenal dengan sebutan roti gaplek. Adalah Yadi, si pencetus ide roti gaplek yang diberi nama Inagiri itu.
Roti gaplek ini banyak dijumpai di sejumlah kota besar. Sebagian dipasarkan melalui sistem online.

4. Tiwul instant

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Wahyu Widiyati berujar, tiwul Wonogiri terkenal kenyal dan pulen. Sebab, bahan bakunya dari singkong pilihan dan benar-benar kering. Pun warga yang membuat, sudah terampil menghasilkan buliran tiwul pilihan pula.

Baca Juga :  Waspada Slur! Diprediksi Terjadi Hujan Lebat Antara Tanggal 4 Hingga 5 Mei di 15 Daerah di Jateng, Sebagian Ada di Pantura Sebagian di Eks Surakarta

Tak cuma dalam bentuk pengganti nasi basah, sudah ada yang dibentuk kemasan instan. Sehingga tinggal diolah layaknya mie instant.

Tiwul instan adalah tiwul matang yang sengaja dikeringkan. Jika ingin disajikan, cukup dicampur air matang, selanjutnya buliran kering akan mengembang menjadi kenyal dan siap disantap.

Cara membuat tiwul

Mau tahu cara membuat tiwul. Bisa dipelajari siapa saja loh. Pertama, singkong dikupas dan dikeringkan hingga tercipta gaplek, kemudian ditumbuk untuk dijadikan tepung.

Setelah terkumpul, tepung bernama tapioka itu ditampi dan diayak di atas tampah bambu guna mendapatkan tepung yang benar–benar halus.

Selanjutnya tepung dicampur sedikit air kemudian diguyeng/diuleni hingga menjadi bulir–bulir kecil tiwul. Buliran tersebut lantas ditampi lagi hingga menjadi buliran kecil seukuran biji kacang ijo. Nah, buliran itulah yang dinamakan tiwul.

Kalau ingin dikomsumsi sebagai pengganti nasi, tinggal ditanak. Proses ini tidak sulit, lantaran sama persis seperti menanak nasi pada umumnya. Aris