JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Klaten

Jajaran Pengurus PCPM Juwiring Dilantik, Yunus: Kader Harus Miliki Daya Juang yang Tinggi!

Jajaran pengurus PCPM Juwiring berpose bersama usai acara Muktamar XVII di Gedung Dakwah Muhammadiyah Juwiring, Minggu (4/4/2021). Foto/Wardoyo

KLATEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jajaran pengurus baru Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Juwiring untuk periode Muktamar XVII dilantik di Gedung Dakwah Muhammadiyah Juwiring, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Minggu (4/4/2021).

Mengusung tema “Meneguhkan Militansi Kader dan Mencerahkan Semesta”, pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Klaten, HM Wahid Syaifuddin.

Turut hadir sebagai tamu undangan jajaran pengurus PDPM Klaten, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Juwiring, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Juwiring, dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Juwiring.

Baca Juga :  Catat, Pengurus FKPSS 20 Kecamatan Sudah Dilantik, Semua Perguruan Silat di Sragen Kini Diminta Jaga Kerukunan. Assisten I Pesan Jangan Geng-Gengan, Wakapolres Puji Sekarang Nggak Mudah Tergoda!

Ketua PCPM Juwiring terpilih Muhammad Yunus Rivai mengatakan kader Pemuda Muhammadiyah harus memiliki daya juang yang tinggi sesuai dengan tema muktamar kali ini.

Apalagi bagi kepengurusan periode yang dipimpinnya, 2020-2024, harus berusaha semaksimal mungkin melaksanakan program kerja (proker).

“Kader Pemuda Muhammadiyah harus mempunyai daya juang yang tinggi untuk melaksanakan proker, sehingga bisa memberi manfaat khususnya bagi masyarakat Juwiring,” kata Yunus.

Baca Juga :  Ormas Bapera di Sragen Resmi Terbentuk. Dipimpin Aksendo Muhammad Effendi, Siap Dukung Pemerintah, Kalau Tak Cocok Tak Akan Demo!

Ia mengatakan untuk agenda prioritas di masa kepengurusannya kali ini adalah peningkatan kader secara kuantitas dan kualitas, serta memiliki kemandirian secara personal dan organisasi.

“Ke depan kita akan merintis badan usaha milik Pemuda Muhammadiyah Juwiring. Rencana spesifiknya belum ada, namun kemungkinan mengelola aset yang dimiliki Muhammadiyah. Bisa di bidang pertanian misalnya,” pungkasnya. Wardoyo