JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Prodi Humas UPNVY Gelar Literasi Komunikasi Kesehatan Reproduksi Remaja

Suasana kegiatan literasi komunikasi kesehatan reproduksi remaja / dok Humas UPNVY

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Program Studi (Prodi) Hubungan Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) menggelar kegiatan literasi komunikasi kesehatan reproduksi remaja Dusun Sorowajan, Banguntapan, Bantul, DIY, Jumat (9/4/2021).

Ketua Karangtaruna Pemuda Pemudi Dusun Sorowajan, Alam Eko mengatakan, literasi komunikasi kesehatan reproduksi remaja tersebut membantu memberikan pengetahuan bagi remaja di masa pandemi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mencegah terjadinya pernikahan dini di masa pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Alam Eko, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Alam Eko mengatakan, sebelumnya tidak mengetahui secara detil tentang kesehatan reproduksi remaja, dan dampak dari hubungan di luar nikah bagi remaja.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan pendidikan literasi kesehatan reproduksi remaja ini. Setelah mengikuti pelatihan, kami mendapat pengetahuan yang luas mengenai kesehatan reproduksi remaja sehingga kami akan lebih berhati-hati dalam bergaul,” ujar dia.

Baca Juga :  Gelorakan Gerakan Penghijauan, Mahasiswa Pertanian Unisri Surakarta  Tanam Buah dan Herbal

Alam mengakui banyak remaja di dusunnya yang belum paham dampak hubungan suami istri di luar nikah, apalagi berganti-ganti pasangan. Pasangan muda yang belum siap berumah tangga mengakibatkan banyaknya perceraian.

Pemuda dan pemudi Dusun Sorowajan berharap pelatihan itu bisa memberi motivasi agar mereka lebih berhati-hati dalam bergaul serta bisa memanfaatkan waktu terutama di masa pandemi ini dengan hal-hal yang positif lagi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pelatihan Komunikasi Kesehatan Reproduksi Remaja Dusun Sorowajan, Dewi Novianti mengungkapkan kekhawatirannnya tentang banyaknya pernikahan dini lantaran kurangnya pengetahuan literasi reproduksi remaja.

“Remaja merupakan generasi penerus bangsa, jika tidak dibekali pengetahuan yang cukup maka, mereka akan rusak,” ujarnya.

Dijelaskan, latarbelakang dilaksanakannya pelatihan itu karena kekhawatiran akan pergaulan bebas remaja saat ini terutama di era Covid-19 di mana sekolah-sekolah ditutup, sehingga remaja banyak beraktivitas di luar sekolah tanpa pemantauan yang ketat dari pihak sekolah.

Baca Juga :  Raih Poin Tertinggi, Nairul Khoiriyah Wakili FSRD ISI Surakarta dalam Ajang KKN Kebangsaan di Jambi

Selain itu, jelas dia, banyak remaja yang menikah di usia sekolah, di mana pernikahan ini dilatarbelakangi oleh hubungan seks di luar nikah, pengaruh lingkungan dan teman, serta pengaruh media yang demikian kuatnya.

Selain Dewi, pendampingan juga dilakukan anggota tim lainnya yakni Prodi Humas UPNVY, Siti Fatonah dan Kasi Kesehatan Masyarakat Kecamatam Bantul, Suryadi Raharjo.

Pelatihan mengambil tema Urgensi Literasi Komunikasi Kesehatan Reproduksi Remaja Dalam Mencegah Pernikahan Usia Sekolah.

Materi yang dipaparkan di antaranya bagaimana bahaya yang ditimbulkan akibat seks bebas, banyaknya kasus perceraian, putus sekolah,  masa depan suram, sampai pada penyakit-penyakit yang membahayakan.

Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan dan aktif berdialog mengenai Pendidikan literasi reproduksi remaja. suhamdani