JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Selama Ramadan, Penumpang KRL Boleh Berbuka Puasa Secukupnya di Dalam Kereta

Presiden Jokowi saat launching KRL Senin (1/3/2021) / tribunnews

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — PT KAI Commuter memperbolehkan penumpang berbuka puasa di dalam kereta selama Ramadan 2021. Seperti diketahui, larangan makan dan minum pada penumpang merupakan salah satu regulasi yang wajib diterapkan saat menaiki Kereta Rel Listrik (KRL).

KRL rute Solo-Yogyakarta sendiri sampai saat ini memiliki 22 perjalanan per hari mulai pukul 05.05 WIB hingga pukul 19.10 WIB. Selain wajib menerapkan prokes ketat selama pandemi, layanan bagi penumpang ditingkatkan dengan mengizinkan penumpang berbuka puasa selama Bulan Puasa ini. Namun demikian, izin makan dan minum di dalam KRL khusus pada waktu berbuka puasa hingga satu jam setelahnya.

Baca Juga :  Ucapkan Selamat Idul Fitri ke Jokowi, Mudrick Sangidu Mohon  Pembebasan Ulama dan Aktivis Pergerakan yang Ditahan

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba menjelaskan, KAI Commuter mengajak para pengguna yang hendak makan dan minum untuk berbuka puasa tetap menjaga protokol kesehatan dan menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Para pengguna kami himbau untuk berbuka puasa dengan minuman dan makanan ringan secukupnya. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, potensi kepadatan pengguna KRL berada di rentang waktu menuju waktu berbuka puasa.

Data pengguna pada bulan puasa tahun 2020 menunjukkan puncak mobilitas pengguna KRL si pagi hari adalah pada pukul 06:00 – 07:00 WIB, sementara pada sore harinya pada pukul 16:00 – 17:00 WIB,” ujarnya, Selasa (13/4/2021).

Baca Juga :  Pemudik Solo Boleh Pilih Tempat Karantina: di STP Gratis, di Hotel Ibis Biaya Sendiri

Anne melanjutkan, KAI Commuter mengajak para pengguna jasa untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan yang berlaku agar perjalanan kita bisa lebih aman, sehat, dan nyaman. Pengguna dapat mengatur waktu perjalanannya dengan melihat jadwal, posisi real time kereta dan kondisi antrean di stasiun melalui aplikasi KRL Access.

“Pengguna juga diimbau untuk  mempersiapkan KMT, kartu uang elektonik bank, atau tiket kode QR dengan saldo yang cukup sehingga saat tiba di stasiun tidak perlu lagi mengantre,” tukasnya. Prihatsari