JOGLOSEMARNEWS.COM Inspirasi

Usir Kejenuhan Selama Daring, Anak-anak Perumnas Pokoh Kidul Wonogiri Ini Tuangkan Kreasi di Jalan Kampung


WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masa pandemi Covid-19 ini, secara tak langsung telah mengurangi ruang gerak masyarakat, termasuk kalangan anak-anak.

Karena itu, untuk mengurangi tingkat kejenuhan bagi anak-anak yang selama ini hanya sekolah lewat daring, mereka diajak untuk berkreasi yang sekaligus mengasah kepekaan sosial dan sisi kognitif mereka.

Dan, cara yang ditempuh oleh anak-anak di Perumnas Pokoh Kidul, Blok D9, RT 02 RW 13, Desa Pokoh Kidul, Wonogiri, Jawa Tengah ini cukup unik.

Hari Minggu (4/4/2021) lalu, anak-anak  membuat goresan dengan  kapur tulis yang beragam warna di atas  jalanan cor beton di  kampung.

Tema lukisannya berwarna-warni. Mulai dari
tema berupa hewan, mobil, pelangi, robot, rumah, pemandangan alam,  matahari, bintang, tokoh superhero, dan bentuk gambar imajiner lainnya.

Baca Juga :  Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah? Ini yang Dicontohkan Rasulullah Saat Berpuasa di Siang Hari

Anak-anak yang jumlahnya sekitar 10 anak dari berbagai usia tersebut terlihat sangat antusias dalam menggoreskan kapur tulis di atas panasnya jalan beton  di kompleks perumahan itu.

Namun sebagaimana anjuran dari pemerintah, anak-anak itu  tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatannya. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Harapannya, kegiatan tersebut  bisa menjadi media alternatif bagi  anak-anak untuk tetap bersosialisasi dengan teman bermain maupun dengan lingkungan alamnya.

Aksi unik tersebut dihelat bersamaan dengan perayaan ulang tahun Baskarabumi Haidar Alif Jadaa yang menginjak usia delapan tahun, tepatnya pada 30 Maret 2021.

Dalam hari yang istimewa itu, ia  mengajak teman-temannya untuk menggambar bersama dengan tema bebas sebagai bagian dari pengungkapan ekspresi kegembiraan mereka.

Baca Juga :  Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah? Ini yang Dicontohkan Rasulullah Saat Berpuasa di Siang Hari

Evy Widyaningsih, orang tua dari Baskarabumi HAJ, menyatakan bahwa acara perayaan ulang tahun yang digabungkan dengan aktivitas seni secara outdoor tersebut, sedikit banyak bisa  menghilangkan rasa bosan setelah anak mengikuti pembelajaran daring yang cenderung individual dan dilakukan di dalam ruangan.

“Selain itu kegiatan itu juga dapat untuk mengasah kreativitas melalui  media bermain yang positif,” ujarnya, sebagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Aktivitas kreatif tersebut, menurut Evy, juga bertujuan untuk mengisi liburan dengan menjadikan menggambar sebagai ajang kreativitas yang mengasyikkan, khususnya bagi anak-anak warga perumahan di masa pandemi ini. Suhamdani