JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ayah Tega Rudapaksa Anak Gadisnya Selama 3 Tahun, Ditembak Karena Melawan Petugas Saat Ditangkap

ilustrasi kekerasan seksual / pixabay
PPDB
PPDB
PPDB

MASAMBA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang ayah di Kelurahan Salassa, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan tega merudapaksa anak gadisnya selama tiga tahun.

Tak hanya sekali ayah bernama Darlis (40) tersebut tega merudapaksa anaknya PT (18) berulang kali.

Dari hasil interogasi polisi, diketahui saat pertama kali melakukan aksinya di rumah sendiri atau di dalam kamar korban.

Ketika itu, pelaku merudupaksa korban saat istrinya sedang tidak di rumah atau pergi jualan kerupuk.

Pelaku merudupaksa anaknya sejak berusia 15 tahun.

Kelakuan pelaku terus ia ulangi hingga korban berusia 18 tahun.

Baca Juga :  Sudah Jadi Tersangka, Eks Mensos Juliari Batubara Digugat Warga Terkait Kasus Korupsi Bansos

Pelaku biasa merudapaksa korban di rumah, kadang pula di pondok kebun.

Kasus ini sedang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu Utara.

“Terduga pelaku melakukan aksinya di rumahnya dan di pondok kebun saat korban masih duduk kelas 3 SMP, sampai korban tamat SMA,” kata Kanit Resmob Polres Luwu Utara, Bripka Sadar Samsuri, Minggu (9/5/2021).

Tidak tahan dengan kelakuan ayahnya, korban menceritakan kejadian yang selama ini ia alami kepada ibunya.

Korban bersama ibunya kemudian melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Luwu Utara di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Sabtu (8/5/2021).

Baca Juga :  Puan Mulai Keliling Daerah, Ancang-ancang untuk Maju 2024?

Personel Unit Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu Utara kemudian melakukan pengejaran.

Mereka menemukan pelaku di pondok kebun di Kelurahan Salassa.

Saat akan ditangkap, pelaku mencabut parang dan mengancam polisi.

Setelah diperingati, pelaku tidak mau menyimpan parangnya dan malah ingin menyerang.

Sehingga polisi melepaskan tembakan yang mengenai betis dan tangan kiri pelaku.

“Pelaku kita amankan di pondok kebunnya, saat diamankan pelaku mencoba melakukan perlawanan dengan menggunakan sebilah parang,” tutur Sadar Samsuri.

www.tribunnews.com

[sharethis-reaction-buttons]