JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sebanyak 40 Orang Warga di Dua RT Desa Gerdu, Karangpandan, Karanganyar  Keracunan Takjil Buka Puasa!

Deretan mobil ambulans tengah mengevakuasi warga yang jadi korban keracunan takjil / Foto: Beni Indra
PPDB
PPDB
PPDB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Sedikitnya 40an warga dua RT Dusun Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jateng keracunan takjil makanan untuk buka puasa, Minggu (9/5/2021).

Tak pelak hampir  seluruh ambulan yang ada di Karanganyar dikerahkan evakuasi  korban guna dilarikan ke Puskesmas Karangpandan dan rumah sakit  terdekat.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan kejadian itu diawali dari adanya pembagian tajil bergiliran warga pada masjid kampung tersebut. Belum diketahui asal ta’jil itu murni dari warga setempat atau takjil yang datangnya dari donatur luar.

Yang jelas selang satu jam tepatnya usai sholat tarawih, warga yang sholat berjamaah merasakan mes perutnya dan mintah-muntah. Kejadian itu secara berurutan sehingga terpaksa membatalkan sholat taraweh karena tidak kuat.

Mengetahui kondisi tersebut Takmir masjid berkoordinasi dengan RT/RW dan Pemdes Gerdu mencari bantuan pertolongan. Tak pelak warga menelepon relawan Karangpandan atau Rendan meminta ambulans guna evakuasi ke rumah sakit.

Namun karena ambulan terbatas maka relawan seluruh Kabupaten Karanganyar mengerahkan ambulance  guna evakuasi ke rumah sakit.

Camat Karangpandan Sri Suwarni membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar warga dua RT keracunan tajil namun saat ini tengah proses evakuasi sehingga data detail apakah ada korban meninggal atau tidak sedang diselidiki,” ungkapnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Sri Suwarni  menjelaskan hingga pukul 21.00 WIB sudah sebanyak 17 mobil ambulan bergerak untuk melakukan  evakuasi,  namun jumlahnya masih kurang.  Pihaknya saat ini berada di TKP guna berbuat ekstra cepat menyelamatkan para korban.

“Tunggu dulu nanti detailnya apa dan bagaimana asal ta’jil akan dilacak,” ungkapnya.

Sementara itu Danramil Karangpandan Kapten  Suparman langsung menerjunkan anggotanya membantu evakuasi.

” Iya ini kejadian baru saja sehingga fokus evakuasi terlebih dulu,” ujarnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM . Beni Indra