JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terbaru Kasus Covid-19 Klaster Tarawih dan Guru Ngaji di Sambirejo Sragen Meluas. Hari Ini 24 Warga Dites Swab, 6 Orang Reaktif, Anak-anak TPA Besok Diswab

Ilustrasi swab test. Foto/JSnews
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus penyebaran covid-19 dari klaster tarawih di Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen terus meluas.

Setelah 12 orang positif, jumlah warga kontak erat dan dinyatakan reaktif terus bertambah.

Hasil tracing dan tes terbaru hari ini, Rabu (5/5/2021) menunjukkan ada 24 warga yang dites dan 6 orang menunjukkan reaktif.

Hal itu disampaikan Kepala dinas kesehatan kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan dari kasus klaster tarawih di Sambirejo itu, timnya kembali melakukan tracking dan swab hari ini.

Baca Juga :  Meledak di Hari Jumat, Sehari 79 Warga Sragen Positif Terpapar dan 5 Meninggal Dunia. Total Sudah 8.121 Positif dan 557 Warga Meninggal Dunia

Tracing lanjutan dilakukan untuk menelusuri warga sekitar yang kontak erat terhadap imam maupun guru ngaji TPA yang sudah positif sebelumnya.

“Hari ini ada 24 orang yang dinyatakan kontak erat dan sudah kita tes swab antigen. Hasilnya enam orang reaktif,” paparnya.

Baca Juga :  Waspada Penyebaran Covid-19 Gemolong Terus Meluas, Usai Klaster Lamaran, Kini Muncul Kasus Baru di Klentang. Rentetan dari Miri, 7 Warga Hari Ini Diswab

Hargiyanto menguraikan dari enam orang yang reaktif, langsung dilakukan swab PCR.

Diperkirakan hasilnya baru akan keluar esok hari. Selain melakukan tes terhadap 24 warga, DKK juga berencana akan melakukan tes lanjutan ke anak-anak yang sempat mengaji di TPA setempat.

Direncanakan anak-anak TPA ini akan menjalani swab antigen Kamis (6/5/2021) besok. Wardoyo

[sharethis-reaction-buttons]