JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tindaklanjuti Arahan Kapolda, Kapolres Sragen Instruksikan Mulai Hari Ini Semua Pemudik Diswab di Pos Penyekatan dan di Polsek, Tapi Yang Negatif Langsung Dapat Bonus Surat Bebas Covid-19!

Petugas Dokkes Polres saat menyerahkan surat bebas Covid-19 kepada salah satu pelaku perjalanan usai hasil swabnya negatif di pos perbatasan Sragen Jatim, Sabtu (1/5/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional atau Mau Day di Sragen 1 Mei 2021 hari ini, Sabtu (1/5/2021) relatif kondusif nihil tanpa aksi apapun.

Sebaliknya, polisi mulai meningkatkan konsentrasi untuk mengoptimalkan penyekatan dan pemeriksaan lalu lintas pemudik serta kendaraan luar kota di sejumlah pos.

Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19 yang dimungkinkan terjadi akibat mobilitas pendatang dari luar kota.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan sejauh ini, situasi pada 1 Mei 2021 di Sragen terpantau relatif kondusif tanpa aksi.

Atas kondisi itu, pihaknya menginstruksikan semua jajaran untuk kembali fokus pada optimalisasi posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di setiap desa.

Instruksi itu sebagai tindaklanjut dari pencanangan Satgas yang digeber di semua Polsek dan desa sejak awal pekan ini.

“Kami minta semua posko PPKM Mikro di setiap desa dioptimalkan. Personel di jajaran Polsek melalui Bhabinkamtibmas berkolaborasi dengan Satgas setempat untuk melakukan screening pemudik atau pendatang di wilayah. Kemudian personel di pos juga berkolaborasi di pos penyekatan mudik,” paparnya Sabtu (1/5/2021).

Baca Juga :  Kontroversi Pemakaman Ustadz Positif Covid-19 di Sidoharjo Sragen, Begini Kronologi Lengkap Versi Keluarga!

Kapolres menguraikan mendekati larangan mudik 6 Mei, screening memang diperketat terhadap setiap kendaraan luar kota yang terjaring di pos penyekatan mudik.

Personel diminta melakukan pemeriksaan terhadap warga luar kota yang melintas baik secara administrasi maupun kondisi.

“Untuk warga tujuan luar Sragen, yang hanya melintas kita lakukan swab di pos penyekatan. Jika hasilnya reaktif langsung diminta putar balik. Kalau negatif diperbolehkan lanjut,” terangnya.

Sementara warga yang dari luar hendak masuk tujuan Sragen atau dimungkinkan mudik, semua diarahkan ke Polsek setempat untuk diperiksa administrasi dan kesehatan oleh Puskesmas.

Baca Juga :  Ulang Tahun ke-51, Gubernur DKI Anies Baswedan Diam-diam Dapat Kado Istimewa dari Sragen. Persembahan Pengusaha Nasional Asal Sragen, Ada Kata Kemenangan 2024!
IMG 20210501 141436
Salah satu pemudik tujuan Plupuh Sragen diswab di Polsek. Foto/Wardoyo

Di Polsek sudah disediakan tempat dan petugas yang stand by di masing-masing Polsek berkoordinasi dengan Satgas kecamatan.

“Jika swab hasilnya reaktif langsung diarahkan isolasi mandiri di Technopark. Jika negatif diperbolehkan lanjut ke tujuan tapi tetap diminta melapor ke Satgas di desanya sehingga bisa dipantau kondisinya selama di kampung. Semua semata-mata demi mencegah adanya potensi penyebaran covid-19,” tandasnya.

Kapolres menambahkan prosedur itu juga sebagai tindaklanjut arahan Kapolda bahwa prestasi kegiatan operasi ketupat candi dan keselamatan candi bukan seberapa banyak memutarbalikkan masyarakat.

Akan tetapi bagaimana memaksimalkan peran semua unsur untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara sebagai bentuk pelayanan masyarakat, di pos penyekatan, setiap pemudik atau pelaku perjalanan yang diswab dan hasilnya negatif maka langsung diberikan surat keterangan bebas Covid-19. Wardoyo