JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

22 Juni – 5 Juli Penguatan PPKM Mikro. Mal Hanya Boleh Sampai Jam 20.00, Hidangan Hajatan Dilarang

ilustrasi covid-19 / pixabay


JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Melihat lonjakan kasus Covid-19 di tanah air yang cukup signifikan, mulai Selasa (22/6/2021) hingga Senin (5/7/2021), pemerintah mulai memberlakukan kebijakan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM Mikro).

Dibanding dengan PPKM sebelumnya, menurut Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, PPKM Mikro ini memiliki sejumlah aturan yang berbeda.

Di antaranya, membatasi kegiatan perkantoran di zona merah dengan maksimal pegawai bekerja di kantor maksimal 25 persen.

“Jadi, Work From Home (WFH) 75 persen. Sedangkan di luar zona merah, itu 50:50,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Senin (21/6/2021).

Hanya sektor kegiatan esensial yang tetap dapat beroperasi 100 persen selama masa pengetatan PPKM mikro.

Baca Juga :  Sudah Diterbitkan PP Yang Bolehkan Rektor Rangkap Jabatan, Ari Kuncoro Tetap Pilih Mundur dari Komisaris BRI, Kenapa?

Sementara kegiatan makan di tempat untuk restoran kembali dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas. Pusat perbelanjaan dan mal juga kembali dibatasi beroperasi maksimal hingga pukul 20.00.

Tempat ibadah di zona merah juga akan kembali ditutup selama pengetatan PPKM mikro. Begitu pula dengan area publik lainnya di zona merah akan ditutup selama pengetatan tersebut.

“Untuk kegiatan hajatan, atau kegiatan kemasyarakatan lainnya paling banyak 25 persen dari kapasitas ruangan. Dan tidak ada hidangan makan di tempat. Artinya makan ataupun hajat itu juga dibawa pulang,” ujarnya.

Kebijakan detail mengenai pengetatan PPKM Mikro selanjutnya akan dituangkan melalui Instruksi Mendagri.

www.tempo.co