JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Begini Cara Pendaftaran PPDB Online SMP Sragen 2021/2022 yang Dimulai Besok. Semua Dilakukan Secara Online, Simak Petunjuk Buat Akun dan Website yang Diakses!



SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen memastikan sudah siap menggelar penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran baru 2021/2022.

PPDB untuk jenjang SMP akan digelar secara online total mulai 16 Juni besok sampai 19 Juni mendatang. Berbagai persiapan dan ujicoba sudah dilakukan dan dinyatakan sudah siap.

“Sudah siap untuk digelar. Hari Sabtu kemarin sudah dinilai dan siap termasuk ujicoba pembuatan akun dan operator sudah tidak ada kendala. Untuk PPDB SMP digelar secara online,” papar Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi didampingi Kabid Pembinaan SMP, Prihantomo, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (14/6/2021).

Prihantomo menjelaskan semua proses PPDB bisa dilakukan secara online tidak perlu ke sekolah.

Masyarakat atau wali murid cukup mengakses via HP android di website resmi PPDB Sragen di http://ppdb.sragenkab.go.id//.

Prosedur pertama adalah membuat akun pendaftar. Pembuatan akun dilakukan dengan cara masuk terlebih dahulu di website PPDB di atas. Setelah itu calon siswa mengisi data dan membuat akun pendaftaran untuk persyaratan pendaftaran.

Baca Juga :  Serapan Anggaran 8 Desa di Sragen Masih 0 %, Bupati Mulai Curiga: Berarti dari Kemarin Mereka Kerjanya Apa?

“Bikin akunnya bisa lewat online sendiri, atau kalau kesulitan bisa minta bantuan di operator SD atau sekolah SMP,” urai Prihantomo.

Setelah itu, dari akun yang sudah dimiliki itu nantinya baru digunakan untuk mendaftar.

Ia menyampaikan akun pendaftaran itu sebagai syarat utama untuk mendaftar. Jika belum memiliki akun maka tidak akan bisa mendaftar.

Untuk PPDB SMP tahun ini,Pelaksanaan digelar secara online. Untuk PPDB online jenjang SMP akan diikuti oleh semua SMP negeri berjumlah 49 dan swasta boleh ikut boleh tidak.

“PPDB akan dibuka 4 hari mulai tanggal 16 Juni sampai 19 Juni,” urainya.

Prihantomo menguraikan untuk PPDB tahun ini tetap menerapkan sistem zonasi. Rinciannya 60 persen kuota disediakan untuk siswa dalam zona.

Kemudian 20 persen kursi untuk jalur prestasi. Sedangkan jalur afirmasi ada 15 persen dan 5 persen sisanya untuk jalur perpindahan orangtua. Jika kuota prestasi, afirmasi, dan perpisahan tidak terpenuhi, maka secara otomatis kuotanya akan ditambahkan untuk jalur zonasi.

Baca Juga :  Ini 4 Kriteria Warga Positif Covid-19 di Sragen yang Boleh Isoman di Rumah. Bupati Sebut Bakal Diberi Obat-Obatan dan Jatah Hidup Selama Isoman

“Untuk dalam zona kuotanya 60 persen,” jelasnya.

Untuk PPDB SMP setiap siswa disediakan 4 pilihan. Dari 4 pilihan itu komposisi jumlah negeri dan swasta boleh campuran tergantung keinginan calon siswa.

Boleh 3 negeri satu swasta, atau dua negeri dua swasta atau tiga swasta satu negeri.

“Calon siswa dibebaskan memilih komposisinya negeri swasta campuran. Yang jelas ada 4 pilihan,” jelasnya. Wardoyo