JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Balihonya Enak Jaman PKI Viral Hingga Nasional, Kades Jenar Sragen Akhirnya Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia. Mengaku Hanya Emosi Sesaat


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Usai balihonya memaki pemerintah dan memprotes PPKM Darurat viral, Kades Jenar Sragen, Samto langsung menyampaikan permintaan maaf, Kamis (15/7/2021).

Kades yang menjabat tiga periode itu menyampaikan permintaan maaf kepada Muspika dan masyarakat Indonesia di Mapolsek Jenar disaksikan Kapolsek, Koramil, Trantib dan Muspika.

“Iya, dia (Kades Jenar) tadi datang ke Polsek dengan penuh kesadaran sendiri. Di hadapan Muspika, tadi beliau minta maaf. Bilang itu (memasang baliho) hanya emosi sesaat,” papar Kapolsek Jenar, AKP Suparjono, dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis, (15/7/2022).

Kapolsek menyampaikan untuk penanganan kasus selanjutnya, sudah ditangani Polres Sragen.

Kades datang ke Polsek sekitar jam 11.30 WIB. Dengan jalan agak terseok karena baru penyembuhan stroke, Kades tampak sehat dan menyampaikan pernyataan dengan lugas.

Dalam pernyataannya, Kades Samto menyampaikan minta maaf dan kemudian direkam video.

Permintaan maaf itu berbunyi “Saya Samto Kades Jenar, dengan adanya baliho yang menyudutkan pemerintah yang saya pasang kemarin hari Rabu 14 Juli 2021 jam 16.00 WIB sore, pada hari ini Kamis 15 Juli 2021 saya dengan penuh kesadaran mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak terutama Muspika Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen dan seluruh warga Negara Indonesia.

Baca Juga :  Kades Jenar Sragen dan 4 Saksi Mulai Diperiksa Polisi. Kapolres Sebut Terjadi Dugaan Tindak Pidana, Mengaku Sudah Sepakat dengan Bupati, Dandim dan Kajari

Baliho itu saya buat dengan spontan dan emosi sesaat sesaat. Selanjutnya saya akan mendukung program pemerintah dalam upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19,”

Kasi Trantib Kecamatan Jenar, Kardiyono membenarkan permintaan maaf Kades Jenar di Polsek tersebut. Ia juga turut menyaksikan saat yang bersangkutan mengucapkan ikrar pernyataan permintaan maaf atas baliho menghujat pemerintah tersebut.

Menurutnya meski secara fisik jalannya masih agak terseok, namun kondisi Kades sehat-sehat saja dan tidak sedang dalam gangguan psikis.

“Tadi bicaranya juga lancar dan sehat. Hanya jalannya yang masih agak seok,” ujarnya.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan kemunculan baliho di Lapangan Jenar yang diduga dipasang Kades. Baliho raksasa itu terpasang di tepi lapangan menghadap ke jalan, Rabu (14/7/2021). Baliho itu dipasang di dekat gapura pintu masuk jalan desa.

Baliho itu bergambar sang Kades lengkap dengan seragam kekinya dan emblem nama di dada sebelah kanan. Baliho berukuran cukup besar sehingga langsung menyita perhatian warga yang melintas.

Sang kades berpose mengenakan masker namun bukan dipasang menutup mulut dan hidung tapi justru dinaikkan menutup dahi.

Baca Juga :  Penuh Haru, Pemakaman Jenazah Rini Ibu Muda Asal Sragen yang Bertaruh Nyawa Lawan Jahatnya Covid-19 Diiringi Hujan Air Mata. Ibunya Sampai Histeris dan Pingsan, Banyak Warga Ikut Menangis

Di baliho itu tertulis kalimat provokatif dengan ukuran huruf cukup besar dan mencolok. Kalimatnya berbunyi:

Iki Jaman Revormasi
Isih Kepenak Jaman PKI
Ayo Pejabat Mikir nasibe Rakyat
Pejabat seng seneng nguber uber rakyat
Kui Bangs*t
Pegawai Seng Goleki Wong Duwe Gawe
Iku Kere
Pejabat Sing Sio Karo Seniman Seniwati
Kuwi Bajing*n”.

Tak pelak kemunculan baliho itu langsung viral di media sosial. Baliho itu langsung diturunkan sore kemarin oleh tim Satgas Covid-19. Wardoyo