JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Ini Baru Solusi Saat PPKM Darurat, Tak Hanya Membubarkan Kerumunan Tapi Juga Membagikan Sembako Gratis ke Warga Terdampak Pandemi


SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ini solusi yang ditunggu masyarakat saat pemberlakuan PPKM Darurat. Ketika masyarakat diminta beraktivitas di rumah dan mengurangi interaksi, datang bantuan yang sangay dinanti-nanti.

Bantuan tersebut berupa paket sembako gratis. Adalah warga Kabupaten Sukoharjo yang beruntung menerima sembako tersebut.

Sebagaimana diketahui, saat PPKM Darurat diberlakukan, masyarakat diminta tetap di rumah dan hanya keluar saat ada kepentingan mendesak. Tentu saja produktivitas akan menurun yang berdampak pada berkurangnya penghasilan. Di satu sisi kebutuhan pokok khususnya pangan pasti tidak akan berkurang.

Kondisi ini disadari betul Polres Sukoharjo. Keluarga besar korps Bhayangkara ini kemudian turun langsung membantu warga terdampak pandemi.

Melansir tribratanews, Kamis (15/7/2021), Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melaksanakan blusukan Kamtibmas ke Dukuh Genengan RT 1 RW 12, Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (13/7/2021). Dalam kunjungannya, Kapolres menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako.

Baca Juga :  Update Data COVID-19 Sukoharjo Per 23 Juli 2021, Meliputi Jumlah Kasus Baru Angka Kesembuhan Hingga Kematian

“Jadi, kegiatan hari ini meninjau Posko PPKM Darurat di Desa Ponowaren sekaligus mengunjungi warga Dukuh Genengan untuk menyerahkan bansos,” ungkap Kapolres.

Sembari menyerahkan bantuan sembako kepada 50 warga, Kapolres mengingatkan agar warga tetap menjaga kebersihan serta selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah badai COVID-19. Bansos sebagai bentuk tali asih dan rasa empati dari Satgas Corona kepada masyarakat yang tinggal di Desa Ponowaren, Tawangsari.

“PPKM Darurat masih berjalan pastinya berdampak pada aktivitas warga. Karena itu sebagai bentuk empati, kami memberikan beras dan sembako, khususnya bagi warga di daerah Ponowaren, Tawangsari,” jelas Kapolres.

Kapolres berharap, dalam situasi seperti ini, warga tetap mematuhi ketentuan pemerintah. Salah satunya mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak perlu untuk mencegah penyebaran COVID-19. Aris