JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kades Jenar Dibebaskan, Tokoh Masyarakat Kecewa. Kasi Trantib Curhat Akhirnya Petugas di Bawah yang Dibenturkan!

Baliho bergambar Kades Jenar dengan tulisan menghujat pemerintah dan menyebut lebih enak Jaman PKI sebelum diturunkan oleh petugas Muspika Jenar, Rabu (14/7/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keputusan Polres Sragen yang membebaskan Kades Jenar, Samto bin Kliwon (51) dari jerat pidana kasus baliho hujatan dan enak Jaman PKI, menuai kekecewaan dari masyarakat.

Penyelesaian kasus Kades Jenar yang hanya diselesaikan dengan pernyataan dan permintaan maaf itu, dinilai menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum dan keadilan.

Divisi Hukum dan HAM, LSM Formas Sragen, Sri Wahono menyayangkan penyelesaian damai kasus itu. Menurutnya permintaan maaf itu dinilai tak sebanding dengan tindakan Kades yang dinilai sudah mencoreng martabat pejabat dan pemerintah.

Baca Juga :  Awas Aksi Pencurian Padi Siap Panen Milik Petani di Sragen Makin Meluas, Pelaku Saat Ini Masih Gentayangan

Selain itu, apa yang dilakukan dengan mengizinkan warga menggelar hajatan dan melarang pembubaran, juga menunjukkan jika yang bersangkutan sudah jelas melanggar hukum yakni menentang aturan PPKM Darurat.

“Kalau akhirnya hanya minta maaf kayak itu saya sangat kecewa sekali. Kok semudah itu hanya minta maaf selesai. Padahal menurut saya itu peristiwa yang sangat mencoreng martabat pejabat dan melawan peraturan PPKM Darurat. Itu jelas melawan hukum,” paparnya kepada wartawan, Minggu (18/7/2021).

Baca Juga :  Kabar Duka, Ayah Budiono Rahamadi Ketua Partai Demokrat Sragen Meninggal Dunia

Wahono yang juga tokoh masyarakat asal Tangen itu menyampaikan keputusan pengampunan dengan pernyataan maaf itu sangat ia sayangkan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com