SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perguruan tinggi mempunyai peranan cukup penting dalam  menyiapkan masyarakat dan organisasi untuk menghadapi society 5.0, atau masyarakat imajinasi.

Konsep society 5.0 bukan semata pengganti dari 4.0. Konsep 5.0 yang sudah dikenalkan dua tahun lalu itu adalah sebagai jalan tengah atau penggabungan antara transformasi digital dengan imajinasi dan kreativitas manusia untuk menghasilkan pemecahan masalah dan penciptaan nilai yang membawa dunia ke arah pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Menko PMK: Pembelajaran Tatap Muka Tak Boleh Ditunda-tunda, Jangan Sampai Terjadi Learning Loss

“Perguruan tinggi mempunyai kewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penelitian di masyarakat diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa,” kata Direktur di Direktorat Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia, Prof Dr Suwatno.

Baca Juga :  SMP Negeri 8 Surakarta Gelar Asesmen Nasional sebagai Pengganti UN

Hal itu dikatakan dalam seminar nasional pengabdian masyarakat (Senadima) 4 yang digelar Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Kamis (22/7/2021).

Advertisement

Seminar nasional tersebut mengusung tema  Transformasi Digital Menuju Era Digital Society Sebagai Akselerasi Kebangkitan Ekonomi Nasional.  Seminar dibuka oleh Rektor Unisri, Prof dr Sutardi.

Halaman:   1 2 Semua