JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pusat Perbelanjaan Tutup 24 Jam, Polsek Pasar Kliwon Siagakan Petugas 24 Jam Non Stop

Satlantas Polresta Solo resmi menutup arus lalu lintas sepanjang Jalan Dr. Radjiman, sejak Senin (5/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021). Foto: Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terus menutup 15 pasar tradisional non esensial atau di luar kebutuhan pokok dan Sentra Distrik Bisnis (CBD) di Solo selama PPKM Darurat.

Kecamatan Pasar Kliwon jadi lokasi yang memiliki banyak sektor bisnis yang ditutup. Mulai Pasar Klewer, Pusat Grosir Solo (PGS), Beteng Trade Center (BTC), serta kawasan pertokoan di Coyudan.

Dari pantauan di lapangan, ketiga pusat bisnis itu tidak ada aktivitas jual beli.

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Achmad Riedwan Prevoost memaparkan, pihaknya proaktif memastikan PPKM Darurat berjalan maksimal, termasuk di pusat perbelanjaan.

“Kita menerjunkan tim pengamanan di pusat perbelanjaan maupun pasar di kawasan Pasar Kliwon yang sementara ditutup. Ini sebagai upaya agar pedagang juga tidak was-was dengan barang dagangan yang ditinggal,” ungkap Prevoost mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Senin (12/7/2021).

Baca Juga :  Kapolri Bagikan 30.000 Paket Sembako dan 147 Ton Beras Untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Meski demikian, Prevoost menyebut jika sebagian pedagang sudah memindahkan barang dagangan ke rumah masing-masing.

“Artinya mereka sudah persiapan. Namun, petugas tetap kita siagakan 24 jam non stop. Kita bagi dalam beberapa shift,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo menjelaskan, penutupan pasar non esensial tersebut, kata dia, sekaligus menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait PPKM Darurat. Penutupan tersebut juga dilakukan berdasarkan hasil evaluasi tim yustisi dan Satgas Covid-19.

“Penutupan pasar non esensial sudah kita sepakati dalam rapat evaluasi PPKM Darurat,” paparnya. Prabowo