JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

RSUP Dr Sardjito Bangun 65 Ruang Isolasi Tambahan untuk Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19

Ilustrasi pasien Covid-19. Foto: pixabay.com


YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebagai rumah sakit rujukan utama Covid-19, RSUP Dr Sardjito membutuhkan lebih banyak ranjang isolasi intensif untuk menghadapi lonjakan pasien saat ini.

Demikian dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

“RSUP Sardjito Yogyakarta ini rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, butuh setidaknya 200 ruang isolasi intensif,” kata Basuki saat menyambangi RSUP Sardjito Yogyakarta, Selasa (27/7/2021).

Kementerian PUPR tengah menyiapkan pembangunan ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU) di RSUP Sardjito yang memanfaatkan lahan parkir di lantai 3 di Gedung Parkir rumah sakit itu.

Advertisement
Baca Juga :  Kasus Teror Bom di Yogya, Kantor LBH Dilempari Bom Molotov

“Saat ini di RSUP Sardjito ini telah tersedia 150 ruangan sehingga dengan adanya penambahan 65 ruangan lagi, akan mampu memfasilitasi kebutuhan masyarakat di DIY,” kata Basuki.

Direktur Utama RSUP Sardjito Yogyakarta Eniarti mengatakan pembangunan ruang ICU ini dilengkapi berbagai peralatan yang dapat mendukung pelayanan kritis.

“Seperti ventilator, bedsite monitor, serta peralatan medis lainnya yang dipenuhi oleh pemerintah,” kata Eniarti.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Komplotan Penipuan Berlian Palsu, Barang Dibeli di Pasar Klewer Rp 25 Ribu, Korban Ditinggalkan di Angkringan Kalasan

Sedangkan untuk kebutuhan sumber daya manusia (SDM), Eniarti menyebutkan telah menyiapkan tenaga yang sebagian berasal dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDM) Kementerian Kesehatan yang mempunyai kompetensi khusus perawatan kritis.

“Dari perencanaan 65 tambahan tempat tempat tidur ini, sebanyak 62 unit akan digunakan sebagai ruang isolasi intensif, sedangkan dua ranjang dipergunakan untuk ruang cuci darah pasien terkonfirmasi Covid-19,” kata Eniarti.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua