JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sudah Diterbitkan PP Yang Bolehkan Rektor Rangkap Jabatan, Ari Kuncoro Tetap Pilih Mundur dari Komisaris BRI, Kenapa?

Ari Kuncoro / ui.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sempat ramai menjadi trending dan meski Presiden Joko Widodo sudah menerbitkan PP baru yang membolehkan Rektor rangkap jabatan, ternyata Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro pilih mundur dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama BRI.

Pengunduran dirinya ini dilakukan setelah ia mendapat kritik dan kecaman akibat rangkap jabatan yang ia lakukan.

Informasi pengunduran diri tersebut diketahui dari laporan informasi yang disampaikan BRI ke PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dapat dilihat di laman Keterbukaan Informasi BEI.

Dalam surat itu, Ari Kuncoro diketahui mengundurkan diri dari jabatan Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan per tanggal 21 Juli 2021.

Sebelumnya, Rektor UI ini menjadi trending topik di twitter. Pasalnya, setelah diketahui melakukan rangkap jabatan, Presiden Jokowi kemudian melakukan revisi atas PP Nomor 68 Tahun 2013.

Baca Juga :  Beredar Ajakan Aksi Demo Serentak 24 Juli Besok di Semarang dan Beberapa Daerah, Polri Ancam Amankan Bila Ganggu Ketertiban. Disarankan Demo Online Saja, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi

Dalam PP yang lama itu, rektor dan wakil rektor dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat di badan usaha milik negara.

Kemudian, pada PP terbaru yakni PP Nomor 75 Tahun 2021 rektor justru diperbolehkan untuk rangkap jabatan asalkan tidak menduduki posisi direksi di BUMN. Penerbitan PP itu, tentu saja membuat nama Ari Kuncoro semakin ramai dibicarakan publik.

Berbagai meme tentang hal tersebut bermunculan. Netizen membuat berbagai cuitan, salah satunya akun @NOTASLIMBOY.

“Kronologisnya

  1. BEM UI bikin meme King of lip service.
  2. Rektor panggil BEM UI
  3. Kebongkar bahwa Rektor UI rangkap jabatan.
  4. Amandemen Statuta UI

Ketahuan belangnya semua

Jadi jangan sepelekan BEM bikin meme. Memang bentuk unjuk rasa ya menyesuaikan media di zamannya lah,” tulisnya di Twitter.

Ustad Felix Siaw juga terlihat memberikan tanggapan atas kasus ini. Dalam tweet-nya ia menuliskan, “Seumur-umur baru kali ini jabatan rektor UI jadi bahan lawakan. Netizen Indonesia pinter converting kedzaliman jadi bahan roasting.” Harum Ika Praningrum