JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis Pria Sebatang Kara Warga Ngrampal Sragen Ditemukan Tewas Mengenaskan di Ranjang Kamarnya. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Begini

Tim relawan saat mengevakuasi jenazah warga Ngrampal Sragen yang tewas di rumahnya, Selasa (20/7/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib tragis dialami Sutarman (58) warga Dukuh Banjarsari RT 26, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen.

Pria yang tinggal sebatang kara itu ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Selasa (20/7/2021) pagi tadi.

Jasad korban tergeletak di ranjang kamarnya tanpa ada sanak saudara dan keluarga yang menemaninya. Korban diketahui tewas setelah warga dan Ketua RT curiga beberapa hari tak kelihatan.

Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan tewas sekitar pukul 08.00 WIB tadi pagi. Kejadian diketahui kali pertama oleh tetangga korban, Kasidi (61) yang curiga korban tak keluar rumah.

Saat dicek ternyata korban sudah tergeletak di ranjang kamarnya. Kejadian itu lantas dilaporkan ke Ketua RTnya, Supardi yang kemudian diteruskan ke Polsek setempat.

Baca Juga :  Breaking News: Kades Jenar Sragen Akhirnya Ditangkap Polisi. Buntut Baliho Enak Jaman PKI dan Ngamuk Larang Pembubaran Hajatan

Tak lama berselang usai menerima laporan, tim Polsek langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

Karena sudah meninggal dunia, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Evakuasi dilakukan oleh petugas relawan dengan pakaian APD lengkap.

Kapolsek Ngrampal, AKP Hasto Broto menyampaikan usai menerima laporan, tim Polsek langsung meluncur ke lokasi bersama tim medis Puskesmas.

Setiba di lokasi, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan fisik, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

“Tidak ada tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban. Korban sebelumnya memang dilaporkan sempat sakit-sakitan selama 10 hari. Korban selama ini memang tinggal sebatang kara dan tidak ada keluarga yang menemaninya,” tandas Kapolsek. Wardoyo