JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Usaha Ditutup Dampak PPKM Darurat, 300 PKL di Karanganyar Pertanyakan Kompensasi. Sebagian Mengaku Tak Lagi Bisa Dapat Penghasilan!

Para PKL Karanganyar mulai terlihat jualan lagi. Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM
Para pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak pemberlakuan PPKM Darurat menanyakan pemberian kompensasi dari Pemkab Karanganyar sebagaimana yang pernah mereka terima di awal pandemi Covid-19.

Koordinator UKM Taman Pancasila, Iriyanto mengatakan saat ini banyak para PKL yang bertanya apakah akan mendapatkan kompensasi kembali seperti saat penutupan PPKM beberapa waktu lalu.

Hal itu dikarenakan akibat diberlakukannya PPKM Darurat sebanyak 300 PKL harus menutup tempat usahanya.

‘’Kami tidak tahu nasib mereka sekarang. Hanya penjual barang yang mungkin bisa bertahan. Sedangkan untuk penjual makanan, saya tidak tahu. Karena kesulitan, rekan-rekan PKL menanyakan kepada saya apakah ada kompensasi atau tidak,” paparnya kepada wartawan kemarin.

Baca Juga :  Ngeri, 6 Warga Karanganyar Celaka Akibat Kencing Tikus, 2 Orang Sampai Meninggal Dunia

Terpisah, Kepala Disdagnakerkop UKM, Martadi mengatakan akan melapor kepada bupati terkait bantuan bagi PKL yang terdampak PPKM Darurat.

Pihaknya akan meminta arahan dai bupati mengenai jumlah PKL yang terdampak PPKM Darurat.

“Kami akan sampaikan kepada bupati untuk minta arahan. Jika ada anggaran, harus kita ambilkan dari mana,yang berkewenangan atau yang punya otoritas kan beliau,’’ jelasnya.

Ditambahkannya, dinas telah memiliki data PKL baik yang ada di Taman Pancasila maupun alun-alun Karanganyar.

“Kalau data pasti ada. yang jelas kita lapor Bapak Bupati dulu,” katanya. Wardoyo