JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Diinterogasi Polisi, Pedagang Ayam Bandar Sabu yang Ditangkap di Taman Sari Sragen Cokot Nama Anto. Penasaran Siapa Dia?

Ilustrasi penangkapan tersangka pelaku kejahatan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penangkapan tersangka bandar sabu asal Ngawi, Jerri Istanto alias Bagong (25) oleh polisi, menguak fakta baru.

Saat dikeler dan diinterogasi polisi, pemuda yang berprofesi sebagai pedagang ayam asal Dukuh Tambakboyo RT 3/8, Mantingan, Ngawi, Jatim itu menyebut nama Anto.

Nama itu dicokot sebagai orang yang menyuplai barang sabu yang ia punya. Jerri Bagong diamankan dengan barang bukti enam paket sabu siap edar seberat 2,5 gram.

Baca Juga :  Kasus Perkosaan Massal Siswi SD di Sragen, Polda Jateng Ungkap Ada Pria Berinisial BS, T dan 3 Laki-Laki. Kabid Humas Sebut Laporan Awal Kejadian di Rumah Kosong!

“Saat dilakukan interogasi, tersangka Jerri mengaku bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya yang didapat dari temannya bernama ANTO. Paket sabu itu diperoleh dengan cara membeli saat setor ayam di Jakarta,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso kepada JOGLOSEMARNEWS.COM kemarin.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Sragen guna proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.

Menurutnya, saat ini tim masih mengintensifkan penyelidikan untuk mengungkap nama yang dicokot Dan kemungkinan adanya oknum lebih besar.

Baca Juga :  Wow Usia Sudah 70 Tahun, Bambang Masih Mampu Berlari dari Titik Nol Sampai Gunung Kemukus Sragen. Penasaran Apa Jamunya?

Seperti diberitakan, Jerri ditangkap saat melintas di jalan Kampung Taman Sari, Kroyo, Karangmalang, Sragen.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 6 paket sabu siap edar yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti.

Data yang dihimpun di Mapolres Sragen Sabtu (7/8/2021), Bagong dibekuk sekitar pukul 22.15 WIB pada 3 Juli lalu.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua