JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Wonogiri Jelas Beda, Sasaran Vaksinasi Berdasarkan Klaster Kelompok Sesuai Skala Kerentanan Profesi

Vaksin
Seorang pelajar disuntik vaksin COVID-19 di Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto


WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pola sasaran vaksinasi COVID-19 di Wonogiri beda dengan daerah lainnya. Pasalnya menggunakan metode sasaran terukur sesuai skala kerentanan profesi.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek mengatakan, vaksinasi di Wonogiri dilakukan dengan sistem klaster kelompok atau berdasarkan profesi. Jika dibuka untuk umum berpotensi terjadi rebutan.

Selain itu, pelaksanaan berdasarkan kelompok bisa digunakan untuk saling koreksi dan mengingatkan.

Baca Juga :  60 Perwira TNI Kualifikasi Dokter Bantu Percepatan Vaksinasi COVID-19 di Surakarta, Perkabupaten Dijatah 10 Personil

“Pelaksanaan vaksinasi di Wonogiri kami urutkan berdasarkan kerentanan profesinya. Yang mempunyai mobilitas tinggi diprioritaskan. Tinggal nanti terakhir masyarakat yang tidak terkaver di organisasi atau profesi tertentu jadi sasaran masyarakat umum,” beber Bupati di sela memantau percepatan vaksinasi COVID-19 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (14/9/2021).

Advertisement

Ditambahkan, saat ini Wonogiri masih ada sisa 32.000 dosis vaksin. Beberapa hari lalu, Wonogiri mendapatkan stok vaksin sekitar 80.000 dosis. Manajerial ketersediaan vaksin sudah dihitung. Selain itu, pihaknya juga sudah menginventarisasi distribusi vaksin baru.

Baca Juga :  DPRD Wonogiri Sepakat Tanpa Ujicoba, PTM Wonogiri Bisa Digelar September

Joko Sutopo menyatakan tetap akan menjaga stabilitas stok vaksin. Karena saat ini antusias masyarakat terhadap vaksin sangat tinggi. Apabila stabilitas tidak dijaga, dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua