JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Bareskrim Polri Tangkap 19 Remaja Pengendali Judi Online di 4 Kota. Modusnya Susupi Situs Resmi 4 Kementrian dan 490 Lembaga Pendidikan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat memimpin konferensi pers. Foto/Humas Polri

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan remaja yang mengendalikan perjudian online dengan meretas situs resmi pemerintah dan lembaga pendidikan.

Dari sindikat ini, polisi menangkap 19 remaja yang diduga menyusupi iklan judi online di situs pemerintahan. Total ada 4website kementerian dan lembaga pemerintahan dan ada 490 lembaga pendidikan yang disusupi iklan judi online mereka.

Mereka ditangkap di empat kota terpisah di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  HUT ke-57, Airlangga Berharap Kader Golkar Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

“Jadi total 19 pelaku. 17 laki-laki dan dua perempuan. ini ada kaitannya semua,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Rabu (13/10/2021).

Advertisement

Dijelaskan Argo, pengungkapan kasus tersebut bermula ketika penyidik menerima informasi adanya situs pemerintah yang disusupi judi online pada Agustus 2021 lalu.

Polri pun melakukan penyelidikan hingga menemukan dugaan adanya sindikat kasus tersebut.

“Ketika menerima informasi, kami membuat tim untuk melakukan penyelidikan berkaitan dengan adanya pemberitaan tersebut. Kemudian dari hasil penyelidikan juga didapatkan adanya sindikat yang memasarkan untuk backlink,” kata Argo.

Baca Juga :  Aturan Baru Karantina Pelaku Perjalanan Dari Luar Negeri Dipangkas Jadi 5 Hari

Argo menuturkan seluruh pelaku memiliki peran yang berbeda-beda. Total, ada ratusan situs pemerintah dan lembaga pendidikan yang telah menjadi korban ilegal akses dan perjudian para pelaku.

“Ada 4 website kementerian dan lembaga pemerintahan dan ada 490 lembaga pendidikan,” ujarnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua