JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pemerintah Targetkan, 2024 Jumlah Wirausahawan Capai 3,9%

Airlangga Hartarto / Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memperkirakan, keseluruhan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 bisa mencapai 3,7% sampai 4,5%.

“Dampak pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di bulan Juli 2021 hanya bersifat sementara,” jelas Menko Airlangga dalam Sosialiasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Goes to Campus secara virtual,Selasa (12/10/2021).

Hal itu, menurut Airlangga seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews, terlihat dari  kembalinya ekspansi aktivitas Purchasing Managers Index  (PMI) manufaktur bulan September di angka 52,2.

Dikatakan Menko Airlangga, pada masa pandemi, UMKM terbukti menjadi critical engine yang berperan besar dalam pemulihan ekonomi nasional.

Advertisement
Baca Juga :  Partai Golkar Apresiasi Jokowi-Ma’ruf yang Berhasil Kendalikan Covid-19

Untuk itu, tandas Airlangga, Pemerintah terus berupaya merumuskan kebijakan strategis bagi UMKM untuk mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan.

Salah satunya adalah dengan meningkatkan akses pembiayaan dengan menerbitkan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial atau rasio kredit UMKM bagi perbankan.

Melalui ketentuan tersebut, Pemerintah memperluas cakupan pembiayaan kredit UMKM dengan memperhatikan keahlian dan model bisnis bank.

Di antaranya pembiayaan yang dapat dilakukan langsung melalui rantai pasok, lembaga jasa keuangan, pembelian surat berharga, dan pembiayaan lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Optimalisasi Program P3DN Jamin Kemandirian dan Stabilitas Perekonomian Nasional

Untuk mempercepat pemulihan UMKM di masa pandemi, Pemerintah meningkatkan plafon KUR sebanyak dua kali di tahun 2021, yang pertama sebesar 220 triliun rupiah ke Rp 253 triliun dan terakhir ditingkatkan menjadi Rp 285 triliun.

“Besarnya perhatian terhadap UMKM tidak hanya terwujud dalam pemberian suku bunga KUR yang rendah, tetapi juga ada tambahan subsidi bunga dari 6% menjadi 3% di tahun 2021,” beber Menko Airlangga.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua