JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Dalang Kasus Penggandaan Uang Wonogiri Tertangkap Saat Resepsi Pernikahan Anaknya, Janjikan Bisa Gandakan Uang Hingga 5 Kali Lipat

Dukun
Otak aksi penipuan bermodus penggandaan uang diinterogasi petugas. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jajaran Polres Wonogiri berhasil menangkap pelaku yang merupakan otak kasus komplotan dukun penipu bermodus penggandaan uang.

Pelaku terakhir ini menyusul kedua anggota komplotan lainnya yang terlebih dahulu dibekuk petugas. Kini ketiga pelaku mendekam di jeruji tahanan Mapolres Wonogiri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Untuk diketahui, pelaku terakhir awalnya menjadi buron petugas. Namun pelariannya tidak lama hanya beberapa hari sebelum akhirnya diringkus dengan tanpa perlawanan.

Pelaku ketiga alias yang ditangkap terakhir ini merupakan dalang dari aksi tipu-tipu bermodus dukun penggandaan uang tersebut. Dialah yang merencanakan sekaligus menjadi sutradara atas aksi tipu-tipu yang memakan korban satu orang warga Batam itu.

Sementara dua pelaku lainnya bertindak sebagai pelaksana. Ada yang mengenalkan korban dengan si dukun gadungan, ada pula yang berpura-pura menjadi dukunnya.

Baca Juga :  METI Award 2021, UPC Renewables Raih The Best Large Company for Aggressive Renewable Energy Development

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasihumas AKP Suwondo didampingi Kasubsi Penmas Aipda Iwan Sumarsono, Rabu (10/11/2021) mengatakan, pelaku berinisial SI alias AG (51). Pelaku merupakan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Jateng.

“Tim Resmob Polres Wonogiri yang dipimpin oleh Ipda Reza Firmansyah mendapatkan informasi bahwa pelaku SI akan mengantar anaknya ijab kobul di Klaten pada Sabtu tanggal 6 November 2021. Akhirnya pelaku diamankan di acara resepsi anaknya di Kuncen, Kecamatan Delanggu, Klaten,” beber dia.

Dari tangan pelaku petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya KTP atas nama pelaku, uang tunai Rp1.900.000,00, kartu ATM BCA, dan dompet warna hitam.

“Setelah dilakukan interogasi awal, pelaku telah mengakui perbuatan penipuan penggelapan yang dilakukannya,” ujar dia.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Hari Ini Sabtu, 27 November 2021: Wonogiri dan Sragen Hujan Lebat, Sedangkan Kota Solo Hujan Sedang

Sebelumnya diwartakan dua orang yang merupakan warga Karanganyar dan Solo harus mendekam di jeruji tahanan Mapolres Wonogiri. Ini menyusul perbuatan mereka sendiri yang melanggar hukum.

Keduanya melakukan aksi penipuan. Modusnya menjanjikan bisa menggandakan uang. Bukan main-main, mereka mengaku bisa menggandakan uang hingga lima kali lipat.

Akibat aksi mereka satu orang menjadi korban. Uang yang sudah disetorkan tidak juga berlipat justru berkurang banyak.

Padahal korban sudah menyetorkan uang dalam jumlah besar. Yakni mencapai angka Rp100 juta. Saat bungkusan yang dijanjikan berisi uang yang digandakan dibuka, ternyata hanya berisi uang senilai Rp400 ribu dan potongan kertas merah muda seukuran uang kertas seratus ribuan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua