JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dijerat Pasal Berlapis, Sopir Bus Rela Maut Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara. Langsung Ditahan di Mapolres Mulai Sore Tadi

Warga berusaha mengevakuasi korban di mobil Innova yang tertabrak Bus Rela dalam kecelakaan maut di Kacangan, Sumberlawang, Sragen, Kamis (11/11/2021) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sopir Bus PO Rela AD 7147 QA berinisial WDD (39) yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut menewaskan 3 korban dan 8 luka di Kacangan, Sumberlawang, Sragen, Kamis (11/11/2021), terancam hukuman 6 tahun penjara.

Sopir asal Semarang itu dijerat pasal berlapis atas kelalaiannya hingga memicu kecelakaan maut menggasak dua mobil dan satu motor beberapa hari lalu itu.

Kasat Lantas Polres Sragen AKP Abipraya Guntur Sulatiasto melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto mengatakan pengemudi Bus Rela bakal dijerat dengan pasal berlapis.

Baca Juga :  Sosok Kenzo, Siswa SD di Sragen yang Bikin Bupati Terngiang-ngiang. Simak Kisah Tengilnya!

Yakni Pasal 310 ayat 4 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Pasal 310 ayat 4 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun penjara,” paparnya Selasa (16/11/2021).

Penerapan dua pasal itu merujuk pada akibat kecelakaan tersebut. Sebab ada korban yang meninggal dunia dan ada yang luka.

Baca Juga :  Sisihkan Ratusan Sekolah, MTSN 4 Sragen Raih Juara Pertama Lomba Adiwiyata 2021. SMPN Birrul dan SDN Pandak Juga Juara, Nih Daftar Lengkapnya!

Ancaman hukuman 6 tahun itu menjadi pertimbangan penyidik untuk memutuskan menahan tersangka.

“Langkah ke depan kita akan melaksanakan pemeriksaan korban yang masih perawatan sama sopir Mobilio dan Innova serta keluarga almarhum,” terang Irwan.

Sopir asal Semarang itu resmi ditetapkan tersangka atas kelalaiannya mengemudi ugal-ugalan hingga menggasak dua mobil dan satu sepeda motor dari lawan arah.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua