JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Hanya dalam 2 Pekan, Densus 88 Ringkus 16 Terduga Teroris, Dari Lampung Hingga Bekasi

Ilustrasi teroris / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Hanya dalam rentang waktu dua pekan terakhir saja, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sudah berhasil meringkus 16 terduga teroris.

Kebanyakan dari mereka terlibat dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Tercatat, dalam kasus  terbaru, Densus 88 berhasil membekuk Farid Okbah, Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI), Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 04.30 WIB di Bekasi, Jawa Barat.

Farid diduga berperan sebagai petinggi di Dewan Syuro JI. Berikut ini rincian kasus penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror Polri:

 

  1. Lampung

Awal bulan November, Densus 88 meringkus tiga anggota JI yakni S, DRS, dan S di lokasi yang berbeda di Lampung. Ketiganya adalah petinggi di yayasan amal, Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).

Baca Juga :  Pinjol Ilegal Bagian dari Sindikat. Modalnya Disuntik dari Hasil Kejahatan di  Luar Negeri

Polri mengatakan bahwa dana digunakan untuk mengirim kader-kader JI ke Syam atau wilayah konflik untuk jihad global, seperti Suriah, Irak, dan Afghanistan. Akibat penangkapan ini, Densus 88 menyita 791 kotak amal milik LAZ BM ABA.

Selanjutnya pada Jumat (5/11/2021), Densus 88 menangkap 4 terduga teroris yang diduga terlibat jaringan Jamaah Islamiyah. Terduga teroris pertama berinisial S (47) ditangkap di rumahnya di Dusun karang Anyar, Penengahan, Lampung Selatan.

Dia diduga mengikuti pelatihan fisik di wilayah Lampung dan Jawa dan membantu menyembunyikan beberapa buronan teroris. Selan itu, dia juga menjabat sebagai Ketua Bagian Tholiah Jamaah Islamiyah wilayah Lampung.

Baca Juga :  Soal Waktu Terbelah Dua Kubu, 9 Kiai Sepuh Surati PBNU, Minta Muktamar ke-34 Diundur Sampai Akhir Januari 2022

Lalu, terduga teroris kedua berinisial F (37), seorang pekerja swasta. Dia ditangkap di Metro Utara, Kodya Metro, Lampung. Densus menduga F sebagai bendahara Iqthisod JI wilayah Lampung dan pernah hadir di berbagai pertemuan JI serta mengetahui kegiatan dan upaya untuk menyembunyikan buronan teroris.

Ketiga, terduga teroris berinisial AA (42) di lokasi yang sama dengan F. Polisi menduga AA berperan sebagai Qo’id Korda III JI wilayah Lampung dan diduga aktif dalam berbagai pertemuan JI dan pelatihan fisik.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua