JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ini Catatan Penambahan Kasus Positif Covid-19, Meninggal dan yang Sembuh

Corona
Ilustrasi Covid-19 / Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Meski secara umum sudah megalami tren penurunan kasus, namun tetap saja catatan menunjukkan adanya penambahan kasus Covid-19.

Kondisinya dinamis antara yang kasu positif,sembuh atau  meninggal, maupun pasien Covid-19 yang berhasil disembuhkan.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan kasus positif bertambah 401 orang pada hari ini, Sabtu (6/11/2021).

Maka total akumulatifnya menjadi 4.247.721 orang di Indonesia positif terinfeksi virus Corona yang menyebabkan Covid-19 hingga saat ini.

Kasus sembuh pada hari ini bertambah 622 orang. Total akumulatif sebanyak 4.093.208 pasien sudah berhasil sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19 sampai kini di Indonesia.

Sementara itu, penambahan kasus meninggal dunia ada 15 orang pada hari ini.

Jadi, total akumulatifnya ada 143.534 orang meninggal dunia akibat virus Corona yang menyebabkan Covid-19 di Indonesia sampai saat ini.

Data update pasien Covid-19 tercatat sejak pukul 12.00 WIB Jumat 5 November 2021, hingga hari ini pada jam yang sama.

Capaian vaksinasi Covid-19 Indonesia dosis pertama berada di posisi ketiga terbawah di antara negara-negara G20 lainnya.

Hal ini termaktub dalam laporan Moody’s Investors Service bertajuk, Global Macro Outlook 2022–2023: Global economy will gain steadier footingalthough supply troubles, inflation pose risk.

Baca Juga :  Patuhi Putusan MK, Pemerintah Terus Jalankan Agenda Reformasi Struktural

Laporan Moody’s Investors Service yang dipublikasikan pada 4 November 2021, salah satunya menghimpun data capaian vaksinasi di negara-negara anggota G20 terkait penanganan pandemi Covid-19.

Data dihimpun dari berbagai sumber, yaitu Our World In Data, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Haver Analytics, dan Moody’s Investor Service.

Berdasarkan laporan Moody’s Investors Service yang diterima Health Liputan6.com, Jumat 5 November 2021, capaian vaksinasi dosis pertama Indonesia di angka 41 persen dari total populasi dan 52 persen dari populasi yang dapat memenuhi kriteria mendapatkan vaksin (eligible population).

Vaksinasi dosis pertama Indonesia berada di atas Afrika Selatan (24 persen dari total populasi, 36 persen dari populasi yang memenuhi kriteria), dan Rusia (36 persen dari total populasi dan 46 persen dari populasi yang memenuhi kriteria).

Data Moody’s juga menunjukkan, tingkat vaksinasi Covid-19 Indonesia terhadap populasi yang bisa mendapatkan vaksin kurang lebih sama dengan India, yakni 52 persen dari total populasi India. Namun, India mencatatkan, vaksinasi terhadap populasi memenuhi kriteria divaksin hingga 76 persen.

Baca Juga :  Akhir Petualangan Komplotan 3 Pemuda Begal Sadis di Depok. Waspada Begini Modusnya Saat Beraksi, Selalu Pakai Bacokan

Kasus infeksi virus Corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China Desember 2009. Dari kasus tersebut, virus bergerak cepat dan menjangkiti ribuan orang, tidak hanya di China tapi juga di luar negara tirai bambu tersebut.

2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia. Pengumuman dilakukan di Veranda Istana Merdeka.

 

Ada dua suspect yang terinfeksi Corona, keduanya adalah seorang ibu dan anak perempuannya. Mereka dirawat intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

 

Kontak tracing dengan pasien Corona pun dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan lebih luas. Dari hasil penelurusan, pasien positif Covid-19 terus meningkat.

 

Sepekan kemudian, kasus kematian akibat Covid-19 pertama kali dilaporkan pada 11 Maret 2020. Pasien merupakan seorang warga negara asing (WNA) yang termasuk pada kategori imported case virus Corona. Pengumuman disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Urusan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua