JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Nekat Uwik-uwik Siswi SMA, Pria Asal Gemolong Sragen Ditangkap Polisi dan Dijebloskan Bui. Korban Padahal Anak Temannya Sendiri

ilustrasi

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pria beristri asal Gemolong, Sragen berinisial AM (40) yang dilaporkan ke Polres Sragen karena diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur, akhirnya resmi ditahan.

Pria yang berprofesi sebagai makelar atau marketing perumahan itu ditahan sejak bulan lalu di Mapolres.

Penahanan dilakukan usai gelar perkara yang dilakukan Tim Unit PPA Reskrim Polres Sragen beberapa waktu lalu.

“Iya, pelakunya sudah kita tahan kan,” papar Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Teguh Lanang Pambudi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Baca Juga :  Duh Gusti, Jalan Layang Tol di Sragen Ternyata Jadi Lokasi Favorit Transaksi Narkoba. Mau Tahu Modusnya?

Namun Kasat tidak memberikan keterangan detail perihal kronologi penangkapan pelaku.

Ia hanya menyebut saat ini pelaku sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolres. Selanjutnya, keterangan lebih lanjut diminta untuk menghubungi Kanit PPA.

Sebelumnya, aksi tak senonoh itu terungkap setelah orangtua korban melapor ke Polres Sragen beberapa bulan lalu.

Aksi cabul itu diduga bermula dari otak kotor pelaku karena kebiasaan korban mencium tangan pelaku saat bertandang ke rumah.

Kebetulan, pelaku adalah teman dekat bapak korban sehingga sudah dikenal dekat dan sering bertamu ke rumah korban.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , korban kini duduk di bangku SMA, sebut saja Mawar (16). Aksi pencabulan itu sudah dilaporkan ke Polres Sragen beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  9 Perusda Sragen Disuntik Rp 25 Miliar, Ketua DPRD Beri Pesan Menohok Terkait Kemiskinan. Ketua Komisi II Sebut Bagus

Kronologinya, aksi pencabulan itu terjadi di rumah korban. Saat kejadian, kebetulan korban berada di rumah sendirian. Sedangkan orangtuanya sedang pergi.

Saat itu, pelaku berpura-pura bertamu dan mencari bapak korban. Diduga pelaku sudah merencanakan niat cabulnya.

Sebab, ia diduga sudah mengetahui korban sendiri di rumah karena sebelumnya sudah mengontak bapak korban yang menjawab sedang tidak di rumah.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua