JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Terbongkar Kelakuan Bejat Bripka Rahmat Lubis Setubuhi Paksa Istri Napi yang Sedang Hamil. Dirayu Dibuat Senang dan Dinikahi Sampai Diperas Uang Tebusan Rp 150 Juta

Ilustrasi mesum

JOGLOSEMARNEWS.COM – Kisah miris menimpa seorang wanita muda berinisial MU (19) asal Medan. Wanita cantik itu dipaksa melayani nafsu bejat oknum anggota Polsek saat suaminya dipenjara karena kasus narkoba.

Tak hanya dipaksa bersetubuh, MU juga sempat dimintai uang Rp 150 juta oleh enam anggota Polsek setempat.

Kasus mencoreng institusi kepolisian itu terjadi di Kutalimbaru, Medan. Keenam anggota Polsek termasuk pentolannya yang memperkosa NU, Bripka Rahmat Hidayat itu menjalani sidang kode etik di Polrestabes Medan, Kamis (11/11/2021).

Saat jalani sidang kode etik, Bripka Rahmat Hidayat Lubis didampingi lima temannya yang diduga ikut serta melakukan pemerasan.

Dalam sidang itu, terungkap rayuan Bripka Rahmat yang meniduri istri tersangka kasus narkoba yang sedang hamil.

Baca Juga :  Berniat Bubarkan Balap Liar, Polisi Malah Dikeroyok Massa di Pondok Indah

Dalam bujuk rayunya, Bripka Rahmat akan menikahi MU (19), istri tahanan narkoba Polsek Kutalimbaru, SM.

Tak hanya itu, pengakuan terbaru dari MU, ia menyebut sempat diminta uang sebesar Rp 150 juta oleh beberapa oknum polisi dari Polsek Kutalimbaru.

Fakta itu terungkap setelah enam anggota Polsek Kutalimbaru menjalani sidang kode etik di Mapolrestabes Medan, Kamis (11/11/2021).

Mereka disidang lantaran terlibat dalam kasus pelecehan dan pemerasan terhadap MU, istri tahanan kasus narkoba yang digerebek pada 4 Mei 2021 lalu.

Adapun enam anggota polisi yang menjalani sidang yakni Aiptu Desvi Ramanda, Aipda Suheri Darwin Berutu, dan Aipda Heri Kurnia Ryadi.

Kemudian Aiptu Hawa Gurusinga, Aipda Sahri Pohan, dan Bripka Rahmat Hidayat Lubis.

MU yang menjadi korban juga hadir dalam sidang tersebut dengan mengenakan sarung dan hijab berwarna abu-abu.

Baca Juga :  Pengakuan Anggota DPRD PDIP yang Kepergok Mesum dengan Istri Orang di Toilet Saat Malam Jumat. Terancam Diberhentikan, Tapi Minta Waktu Dulu

Ia tampak berjalan tertatih karena baru 10 hari lalu melahirkan. MU didampingi keluarga dan kuasa hukumnya.

Dirayu, Disetubuhi hingga Diminta Gugurkan Kandungan

Dalam pengakuannya, MU menyebut, Bripka Rahmat memintanya untuk meninggalkan suaminya, SM.

Peristiwa itu terjadi di dalam kamar hotel saat Rahmat melecehkan dirinya pada 23 Mei 2021 lalu.

Rahmat, lanjut dia, juga meminta agar MU yang sedang hamil empat bulan menggugurkan kandungannya.

Rahmat mengatakan, siap menanggung kebutuhan hidup MU jika menikah dengannya.

Saya lagi hamil empat bulan dan si Lubis itu menyuruh saya menggugurkan kandungan saya.”

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua