JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Wonogiri Zona Merah Bencana Alam, Waspada dan Siaga Slur, Bencal Beresiko Terjadi di Semua Kecamatan se-Kota Gaplek

Luweng
Saluran menuju mulut luweng di Dusun Gandu, Desa Joho, Pracimantoro Wonogiri. Foto : istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ini peringatan bagi warga Wonogiri, terkait bencana alam. Ternyata daerah terluas kedua di Jateng setelah Cilacap itu merupakan daerah rawan bencana.

Bahkan kerawanan bencana ini termasuk tinggi. Terbukti dari masuknya Wonogiri sebagai daerah zona merah bencana alam alias bencal.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengungkapkan kenyataan itu dalam sarasehan bencana alam di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (18/11/2021). Dengan masuknya Wonogiri zona merah bencana alam, semua pihak harus waspada dan siaga.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Hari Ini Sabtu, 27 November 2021: Wonogiri dan Sragen Hujan Lebat, Sedangkan Kota Solo Hujan Sedang

“Wonogiri termasuk sebagai daerah zona merah rawan bencana alam. Bencana alam berisiko terjadi di seluruh wilayah di Wonogiri,” tegas Bupati.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan pernyataan itu berdasarkan pemetaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari pemetaan diketahui bahwa Wonogiri masuk sebagai wilayah zona merah terjadi bencana alam. Itu karena seringnya terjadi kasus bencana alam di Wonogiri.

Karena itu, perlu ada langkah antisipatif oleh semua pihak.

Baca Juga :  METI Award 2021, UPC Renewables Raih The Best Large Company for Aggressive Renewable Energy Development

“Antisipasi yang pertama tentu mengingatkan publik, saat ini sudah masuk musim penghujan,” ujar dia.

Di musim penghujan, imbuh Bupati, ada potensi terjadinya bencana alam di Wonogiri. Ada sejumlah bencana yang sering terjadi di Kota Gaplek saat musim penghujan. Bencana itu di antaranya adalah tanah longsor, banjir hingga puting beliung. Terlebih, kata Bupati, kondisi Wonogiri berupa pegunungan dan lembah.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua