JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Cegah Varian Baru, BIN Jateng Geber Vaksinasi Anak Serentak di 3 Kabupaten. Total 3.100 Sasaran, Sragen Dipusatkan di 2 Sekolah

Sejumlah siswa SBI Kroyo Karangmalang mengikuti vaksinasi dosis 2 yang digelar BIN Daerah Jateng, Jumat (21/1/2022). Foto/Wardoyo
   

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kembali menyelenggarakan vaksinasi massal anak dan pelajar usia 6-11 tahun di 3 wilayah, Jumat (21/1/2022).

Vaksinasi secara serentak itu digelar meliputi Temanggung, Kota Pekalongan dan Sragen dengan target sebanyak 3.100 orang peserta.

Vaksinasi digelar dengan menggunakan vaksin Sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM.

Dalam kesempatan ini Binda Jateng mendirikan 3 sentra vaksinasi yaitu, Taman Bambu Runcing Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, SDN Kuripan Lor 02, Kelurahan Yosorejo, Kec Pekalongan Selatan Kota Pekalongan dan SBI Kroyo dan SDI Walisongo Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Baca Juga :  Berkunjung ke Sragen Presiden Jokowi Cari Untung, Ada Apa?

Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan vaksinasi anak sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular virus corona.

Dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi anak dan pelajar usia 6-11 tahun.

“Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini.
Upaya vaksinasi yang dilaksanakan Binda Jateng agar varian baru covid 19 tidak menyebar di Jateng sehingga dilaksanakan percepatan vaksinasi Covid19,” paparnya, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga :  Wahyu alias Kenyung, Pelaku Hipnotis Nenek di Plupuh Sragen Berhasil Ditangkap di Magetan Jawa Timur Oleh Tim Macan Putih!

Tondi menyampaikan gerakan vaksinasi massal dari Binda itu bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi.
Meskipun sudah divaksin, pihaknya berharap agar masyarakat serta siswa maupun anak tetap menjaga protokol kesehatan.

“Pelajar dan masyarakat yang telah divaksin, yaitu diminta tetap menggunakan masker setiap melakukan aktivitas, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kami berharap tidak terjadi lonjakan covid terutama pasca masuknya varian baru di Indonesia,” tandas Brigjen Tondi. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com