JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Indonesia Berduka, 2 Pasien Positif Omicron Meninggal Dunia. Lonjakan Kasus 1.000 Dalam Sehari, Wajib Waspada!

Ilustrasi pemakaman pasien positif covid-19 di Sragen. Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua orang pasien Covid-19 varian Omicron di Indonesia dilaporkan meninggal dunia.

Sementara grafik penambahan kasus positif Omicron terus meroket dengan tambahan 1.000 kasus per hari kemarin, Sabtu (22/1/2022).

Data di Kemenkes, satu kasus yang merupakan transmisi lokal meninggal di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat.

Sedangkan satu lagi merupakan pelaku perjalanan luar negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso.

Keduanya merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian Omicron yang memiliki daya tular tinggi.

“Kita amat berduka dengan wafatnya dua warga karena Omicron kemarin. Wafatnya dua warga menunjukkan bahwa tidak semua infeksi Omicron adalah ringan. Jadi kita harus ekstra waspada, tentu tanpa perlu panik,” ujar Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara periode 2018-2020, Tjandra Yoga Aditama, melalui pesan WhatsApp, Minggu (23/1/2022).

Baca Juga :  Ini Daftar 9 Komplotan Begal yang Keok Dihajar 2 TNI Prada Ardian Savela dan Prada Junior Noval

Berdasarkan data kematian akibat Covid-19 untuk varian Omicron dari beberapa negara, Tjandra melanjutkan, Inggris hingga 31 Desember 2021 mencatatkan sudah ada 75 orang yang meninggal.

Kemudian, pasien pertama yang meninggal di Amerika Serikat umurnya 50 tahunan, sudah pernah terkena Covid-19 sebelumnya dan orang tersebut belum divaksinasi.

Di negara lain, kasus kematian di Jepang adalah lansia dengan komorbid berat, Australia yang meninggal adalah usia 80-an dengan komorbid.

Sedangkan di Singapura yang meninggal usianya 92 tahun, tidak ada komorbid yang jelas dan belum vaksinasi. Lalu India yang meninggal usia 74 tahun dengan diabetes melitus dan komorbid lain.

Menurut Guru Besar di Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu, di Amerika dan Australia beberapa hari yang lalu diperkirakan akan mengalami peningkatan kematian akibat Covid-19 pada minggu-minggu mendatang.

Baca Juga :  Pemerintah Bekal Distribusikan Migor Seharga Rp 14.000 ke 5.000 Lokasi

“Tentunya juga ini berhubungan dengan Omicron,” kata Tjandra.

Selain itu, Tjandra menyebut dari data Sabtu kemarin di Indonesia ada sekitar 1.000-an kasus Omicron dengan sekitar 250-an adalah transmisi lokal.

Sementara beberapa minggu lalu, sebagian besar kasus adalah pendatang dari luar negeri dan kini sudah makin bergeser ke transmisi lokal.

Dengan kata lain, makin banyak kasus-kasus Omicron di masyarakat. “Juga, satu dari dua yang meninggal kemarin adalah kasus transmisi lokal,” ujar Tjandra.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua