JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pemilu Serentak Resmi Digelar 14 Februari 2024 untuk Pileg dan Pilpres. Pilkada dan Pilgub Digelar 27 November

Ilustrasi Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan suami saat memasukkan surat suara usai mencoblos pada Pilkada Rabu (9/12/2020). Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya memutuskan jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024.

Sementara agenda pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2024.

Kepastian itu terungkap setelah seluruh fraksi di DPR RI menyatakan satu suara menyetujui keputusan tersebut dalam rapat kerja dan dengar pendapat Komisi II DPR RI bersama KPU, Badan Pengawas Pemilu, dan Kementerian Dalam Negeri kemarin.

“Penyelenggaraan pemungutan suara Pemilu serentak untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta anggota DPD RI dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024,” kata Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, saat membacakan kesepakatan rapat pada Senin, (24/1/2022)

Baca Juga :  Makin Akrab dengan Zulhas, Erick Thohir Bakal Berlabuh ke PAN?

Jadwal Pemilu sebetulnya ditargetkan selesai diputuskan tahun lalu. Namun dalam proses pembahasannya terjadi dinamika karena ada dua wacana jadwal yang muncul antara KPU dan Kemendagri.

Penyelenggara pemilu mengajukan permohonan jadwal pemilu dilaksanakan pada Februari 2024, sedangkan pemerintah mengusulkan pada April atau Mei 2024.

Belakangan, Mendagri Tito Karnavian akhirnya setuju dengan usul KPU.

“Untuk tanggal, kami kira dari pemerintah sepakat 14 Februari, sehingga ini akan memberikan ruang dengan adanya Pilkada Serentak (2024) yang menurut UU Nomor 10 Tahun 2016, kita selenggarakan pada November,” kata Tito.

Dengan pelaksanaan Pemilu pada Februari, lanjut Tito, maka masih ada ruang waktu antara Februari hingga November bila terjadi putaran kedua.

Baca Juga :  Kisah Cinta Fenomenal Imam Rochadi PNS yang Nikahi Janda Pengusaha Jadi Istri Kelima. 7 Tahun Kenalan, Berawal dari Lirikan di Hajatan

Peneliti senior Network for Democracy and Electoral Integrity, Hadar Nafis Gumay, mendukung pelaksanaan Pemilu digelar pada Februari 2024 ketimbang April atau Mei 2024.

Sebab, pada tahun yang sama dengan penyelenggaraan Pemilu pada 2024, juga akan digelar Pilkada serentak.

Jika Pemilu digelar pada Mei 2024, kata Hadar, penyelenggara tidak akan berhenti melaksanakan tahapan pemilihan.

Selain itu, bakal ada pekerjaan yang tumpang-tindih antara penyusunan daftar pemilih Pilkada dengan proses pemilu presiden serta pemilihan legislatif DPD, DPR, dan DPRD tingkat provinsi maupun kota/kabupaten.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com