JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terobosan Baru, Kesbangpol Sragen Launching Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat. Kapolres: Jarum Jatuh di Pojok Pun Harus Tahu!

Pengukuhan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dan Aplikasi Srikandi Manah di Aula Sukowati Pemkab Sragen, Kamis (19/5/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sragen resmi melaunching forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) dan tim kewaspadaan dini (TKD) tingkat kabupaten hingga kecamatan, Kamis (18/5/2022).

Dipimpin Bupati sebagai ketua, kehadiran forum itu diharapkan bisa menjadi saluran untuk mendeteksi dini segala potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG) sosial yang ada di masyarakat.

Pengukuhan FKDM itu sekaligus ditandai dengan launching aplikasi Srikandi Manah yang merupakan kanal untuk laporan dari tim di lapangan ke FKDM di tingkat kabupaten.

Baca Juga :  Taklukkan Tim Satreskrim, Kesebelasan Polsek Kawedanan Gemolong Champion Piala Kapolres Sragen Cup 2022. Briptu Arif Sabet Top Scorer

Kepala Kesbangpol Kabupaten Sragen, Sutrisna mengatakan pembentukan FKDM itu merujuk Permendagri No 2/2018 yang dirubah No 46/2019 serta Perbup Sragen No 39/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kewaspadaan Dini Masyarakat.

“Tujuannya memberikan peringatan dini deteksi dini dan antisipasi berbagai bentuk ancaman gangguan ATHG di masyarakat. Masyarakat bisa memberikan informasi terkait potensi gangguan sosial kepada tim. Nanti akan dibahas oleh FKDM di kabupaten sehingga bisa segera dilakukan penanganan. Untuk FKDM di kabupaten ketuanya Bu Bupati, anggotanya Forkompimda,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM seusai pengukuhan.

Baca Juga :  Angin Segar Dari Rakernas PDIP untuk Sragen, Mas Bowo Sebut Bantuan RTLH Bakal Digenjot Hingga 8000 Unit Setahun!

Sementara di tingkat kecamatan, forum serupa akan diketuai oleh Camat dengan anggota Kapolsek dan Danramil. Menurutnya forum itu dibentuk sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam memberi data dan informasi yang menjaga pada ancaman tantangan hingga gangguan sosial yang ada di wilayah.

“Nanti setiap laporan akan dilakukan penanganan oleh tim kewaspadaan dini sesuai dengan tupoksinya. Karena ke depan kita akan menghadapi Pemilu 2024 di mana biasanya suhu politik di daerah akan naik,” ujarnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua